Rheza, anak Bp. Hananto dari Solo baru lulus dari Fakultas Management di Surabaya, menghadiri seminar RTM di Gereja Bethany Solo Baru, tanggal 7 Juli 2010 yang lalu. Gedung itu cukup besar sedang yang hadir tidak memenuhi gedung itu.

Pada akhir kebaktian ia mendatangi saya dan berkata: “Opa (begitulah ia memanggil saya) apakah setiap kali kalau Opa membuat kebaktian ramainya seperti sekarang? Saya melihat banyak sekali malaikat menari, menyanyi dan meniup sangkakala berputar-putar di altar gereja di depan ini ! Kemudian dia terus menerus bercerita apa saja yang ia lihat selama seminar berlangsung. Dia tiba-tiba melihat mimbar dibelakang saya tembus kebelakang dan tampak seperti Tabernakel Tuhan, dan ia melihat Tuhan duduk di atas takhta-Nya sambil tersenyum kepadanya. Lalu Tuhan bertanya kepada Rheza: “Apa yang ingin kau minta kepada-Ku?”

Ia menjadi bingung dan balik bertanya: “Tuhan apa yang harus kuminta kepada-Mu?”

Tuhan balik berkata kepadanya: “Mintalah kuasa surgawi!”

Maka Ia meminta hal itu: “Tuhan beri saya kuasa surgawi itu”

Dan ia tiba-tiba merasa seperti ada sebuah arus yang melanda dirinya. Kemudian ini seterusnya kesaksian Rheza sendiri:

Syalom, ini kesaksian saya sehubung dengan kejadian di Solo ketika Bp Andereas Samudera berkotbah.
Pada waktu Beliau menyampaikan tentang kesaksiannya di khotbah tentang seorang yang kakinya dipanjangkan, saya secara iseng tapi dengan yakin memerintahkan kaki kanan dan kiri saya untuk memanjang sepanjang 3 cm. Pada malam itu tidak terjadi apa-apa sepertinya.
Keesokan harinya saya berangkat ke Surabaya dan berjalan-jalan kurang lebih 45 menit di mall lalu kembali ke rumah. Saya tidak merasakan apapun hingga malam hari kaki kanan saya merasakan kesakitan yang luar biasa. Esok harinya, pagi-pagi saya bilang: “Aku cuci kaki kanan-ku dengan air yang hidup, sakit ini hilang, rasa sakit enyah keluar!” Namun tidak terjadi perubahan.
Ketika saya bertanya-tanya, Tuhan berbicara pada saya, “Pada waktu Bp Andereas Samudera berkotbah, apa yang kamu lakukan?”. Lalu setelah saya ingat-ingat, saya terperanjat, saya ingat bahwa saya telah perintahkan kaki kiri dan kanan saya memanjang 3 cm. Saya ingat juga setelah selesai memerintahkan kedua kaki saya memanjang, saat itu lutut kaki kanan saya berbunyi agak keras sedang kaki kiri hanya berbunyi sedikit saja.
Lalu saya coba jalan, sakit sekali rasanya dan ketika saya sejajarkan, memang kaki kiri saya terlihat lebih pendek kira-kira sepanjang ruas jari telunjuk saya dibanding kaki kanan. Saya terkejut dan segera menelepon Bp Andereas Samudera pagi itu dan bertanya bagaimana solusi untuk masalah kaki saya itu. Beliau bilang perintahkan saja sekarang yang kiri untuk memanjang juga! Saya segera lakukan dengan penuh semangat: Aku perintahkan kaki kiri ini maju cepat mengejar kaki yang kanan!” Tapi mendengar saya bersuara keras beliau bilang, agar saya tenang-tenang saja tak usah tegang! Saya ulang doa itu sekarang dengan tenang dan saya melihat ujung jempol saya menyusul yang kanan hingga kurang lebih sama. Bunyi yang sama seperti kemarin terdengar lagi ketika kaki kiri saya memanjang. Puji Tuhan!

 

Kemudian Bp Andereas menerangkan kepada saya bahwa itu adalah permulaan dari kuasa Tuhan untuk melakukan mujizat, nanti akan berikut-ikut mujizat untuk memulihkan tubuh yang miring sebelah, tangan yang panjang sebelah, memanjangkan lidah yang pendek, mata juling dan juga memulihkan polio.
Seusai itu saya menelepon seorang dokter kenalan saya, saya bertanya apakah mungkin jika kaki panjang sebelah, bisa menyebabkan kaki sakit. Dia bilang bahwa pasti kaki sering kram jika salah satunya panjang sebelah.

Makin yakinlah saya dan benar-benar amazed dengan pekerjaan-Nya yang bahkan mujizat yang visible saja masih benar-benar terjadi hingga saat ini. Semoga kesaksian ini membawa berkat untuk saudara-saudara sekalian. Tuhan Yesus memberkati.

 

Rheza merasa Tuhan menyuruhnya meneruskan hobby yang disukainya, yakni dunia entertainment, dengan membangun Perhimpunan Magician Di bawah Kayu Salib. Agak aneh kedengarannya? Tetapi saya mendengar Allah Bapa berkata tentang Rheza:

“Dia adalah favorit-Ku, Aku sangat menyukainya, dia sangat sensitif, tapi dia memerlukan lebih banyak pelatihan. Aku akan membiarkan dia pergi ke mana saja dia suka semasa mudanya, tapi tidak akan lama. Dia akan menerobos dunia entertainment, hanya untuk sementara, kelak ia akan menjadi pemimpin orang-orang di dunia hiburan itu. Dia akan menerima hikmat untuk mengubah dunia hiburan itu menjadi ladang penginjilan. Tunggu saja dan dia akan berada di sana juga akhirnya. Dia akan mengubah dunia magic itu ke pada mujizat yang sesungguhnya.”

 

Bandung, 13 Juli 2010

Andereas Samudera