Kolose 2:9-10 “Sebab dalam Dialah berdiam secara jasmaniah seluruh kepenuhan keAllahan, dan kamu telah dipenuhi di dalam Dia”.

Apa yang ada di dalam Allah Bapa, ada juga didalam Yesus, sepenuhnya ada, karena Allah Bapa dan Yesus adalah satu. Ketika kita mengundang Tuhan Yesus dalam hati kita, semua yang ada didalam diri Tuhan Yesus, ada didalam kita, dan apa yang ada didalam diri Allah Bapa, ada juga didalam kita.

 

Sejak kita lahir baru, dipenuhi dalam segala kepenuhan Allah, sehingga kita tidak kekurangan apapun semuanya lengkap ada dalam diri kita, menjadi milik kita, yaitu;

  1. Berkat; Efesus 1:3
    Berkat sudah disediakan bagi kita, kita hanya perlu mengakui dan mengucapkannya saja, oleh karena itu orang Kristen yang sudah lahir baru tidak perlu lagi meminta-minta berkat, karena segalanya sudah diberikan kepada kita, sejak kita mengalami kelahiran baru, roh kita dinaikkan ke level surgawi, rohani yang lebih tinggi, ke tempat surgawi. Segala berkat itu sudah ada di alam roh kita, kita hanya tinggal mengekspresikannya yaitu kita menyadari posisi kita sebagai anak Allah, mengakui dan mengucapkannya dengan iman maka apa yang kita minta/inginkan itu pasti terjadi, asal tidak bimbang. Kita tidak perlu takut apakah yang kita minta itu melanggar kehendak Allah, karena Roh kudus yang akan mengontrol apa yang tidak berkenan kepada-Nya, Roh Kudus akan mengoreksi diri kita dan berbicara kepada kita.
  2. Kuasa.
    Tuhan Yesus memiliki segala kuasa yang ada dibumi dan disorga. Begitu juga dengan kuasa yang kuasa yang ada pada diri Yesus, sekarang juga ada pada diri kita. Kita sudah menerima otoritas, tinggal kita memakainya. Kita tidak lagi mengakui diri kita lemah dan penuh cacat cela, sangkal itu semua. Kita sudah diberi kuasa untuk menginjak-injak si iblis.
  3. Karakter Yesus; Kolose 3:9-10.
    Orang kristen yang sungguh-sungguh dilahirkan baru, harus mengerti dan sadar, bahwa kita harus berubah menjadi seperti Yesus. Kita harus menanggalkan manusia lama dan segala kelakuannya serta mengenakan manusia baru. Karakter yang buruk tidak dapat dibentuk oleh orang lain supaya menjadi baik, tetapi diri kita sendiri yang harus menyangkal dari hal-hal/sifat-sifat buruk itu dan diganti dengan karakter Yesus, dengan cara kita mengakuinya. Allah begitu mempercayai/mengandalkan Yesus dengan Roh-Nya yang diberikan kepada orang percaya, dan Ia berbicara dalam I Yohanes 3:9; sejak seseorang dilahirkan kembali benih Illahi ada dalam kita, sehingga kita tidak dapat berbuat dosa lagi, karena kita lahir dari Allah. Ini suatu pernyataan/pemberitahuan bukan suatu perintah, jadi kita tidak boleh menyangkalnya, tetapi harus mengatakan hal-hal yang baik, sebagai pengakuan iman. Hal ini dapat mengubah seseorang.
  4. Pikiran Kristus
    Kita, orang percaya harus mengakui pikiran Kristus yang sudah ada dalam diri kita bahwa diriku bukan aku lagi tetapi Yesus yang hidup dalamku dan pikiranku adalah pikiran Kristus, maka Dia akan memberikan kepada kita hasil pemikiran yang ajaib dan cemerlang.
  5. Kemuliaan; Yohanes 17:22-23.
    Ketika Yesus ada di surga, Ia memiliki kemuliaan Allah. Pada saat Ia harus hidup dibumi, Ia menanggalkan/melepaskan kemuliaan-Nya, menjadi seperti manusia di bumi, hanya Ia tidak berbuat dosa. Pada usia ke 30, Ia dipenuhi Roh Kudus, kemuliaan mulai tumbuh dalam Dia, Yesus melakukan tanda-tanda ajaib dan mujizat, tetapi Iblis menyerang Dia terus, maka Ia mengalami penderitaan dan aniaya, mati dikayu salib sebagai orang hina, sesuai denga rencana Allah Bapa untuk mendamaikan manusia dengan Allah dan kemuliaan-Nya makin bertambah-tambah dan pada saat Ia naik ke gunung bersama-sama 3 murid-Nya, Ia menampakkan kemuliaan-Nya. Ia pun mewariskan kemuliaan-Nya untuk kita orang-orang percaya, supaya kita juga memiliki kemuliaan, dan dapat bersatu dengan-Nya. Ia berdoa kepada Bapa untuk mengenakan kembali kemuliaan yang dulu Ia miliki pada saat berada bersama Bapa (Yohanes 17:5) Sejak kita menerima Tuhan Yesus dalam hati, kita juga memiliki kemuliaan seperti yang Yesus miliki. Kita harus mengikuti kehendak-Nya dan hidup kita untuk melayani Dia, maka kemuliaan itu akan memancar (Yohanes 12:26)

Didalam Yesus, hidup kita sudah lengkap, segala perkara Ia berikan kepada kita yaitu 5 anugerah: berkat, kuasa, karakter Yesus, pikiran Kristus dan Kemuliaan. Maka orang percaya harus bertumbuh di dalam-Nya dengan cara mempraktekkan kuasa yang sudah diberikan-Nya dan mengakui/pengakuan iman hal-hal yang positif. Kita dapat memerintah malaikat-malaikat dan mengusir segala roh-roh yang tidak berkenan kepada Allah, karena segala roh dapat ditaklukkan dalam nama Yesus yang penuh kuasa.

Dalam Yohanes 14:27 dan Yohanes 16:33, Yesus pun memberikan kepada kita damai sejahtera yang luar biasa, yang tidak dapat diambil oleh siapapun juga dan harus dipertahankan. Kita harus mengakuinya, merasakan dan menikmatinya, maka kita akan mantap menjalani hidup ini. Damai sejahtera Allah adalah perisai kita. Apapun yang terjadi disekitar kita, kita tetap memiliki damai sejahtera itu dan iblis tidak dapat menyentuhnya.

Yohanes 16:22 tidak seorang pun dapat mengambil sukacita itu dari kita karena didalam Yesus segalanya sudah lengkap, kita harus mengakuinya dan menyangkal hal-hal yang buruk dalam diri kita, maka kita akan berubah menjadi seperti Yesus dan hidup dalam kemenangan dan kelimpahan.

Amin.

 

Renungan diambil dari khotbah
Ev. Andereas Samudera

14 Februari 1999