INJIL DI DUNIA ORANG MATI
Masih banyak orang belum mau menerima kebenaran bahwa berita Injil dapat dikabarkan kepada orang-orang mati. Mereka berkata, dimana ayatnya? Baca baik-baik apa yang Tuhan Yesus sendiri katakan, seperti tertulis di bawah ini:
Yoh 5:25 Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Saatnya akan tiba dan sudah tiba bahwa orang–orang mati akan mendengar suara Anak Allah, dan mereka yang mendengar–Nya, akan hidup. 26 Sebab sama seperti Bapa mempunyai hidup dalam diri–Nya sendiri, demikian juga diberikan–Nya Anak mempunyai hidup dalam diri–Nya sendiri. 27 Ia telah memberikan kuasa kepada–Nya untuk menghakimi, karena Ia adalah Anak Manusia. 28 Janganlah kamu heran akan hal itu, sebab saatnya akan tiba bahwa semua orang yang di dalam kuburan akan mendengar suara–Nya, 29 dan mereka yang telah berbuat baik akan keluar dan bangkit untuk hidup yang kekal, tetapi mereka yang telah berbuat jahat akan bangkit untuk dihukum.
SELUBUNG
Dalam pengajaran theologia ayat di atas selalu diartikan bahwa yang mendengar suara Anak Allah itu adalah orang-orang yang mati secara rohani. Susah sekali menunjukkan kepada mereka bahwa ayat di atas berbicara tentang orang-orang mati di dalam kuburan! Saya pernah berdebat dari pk 21.00 (malam) sampai pk 3.00 (pagi) dengan seorang siswa Portland Bible Temple, dimana saya pernah belajar juga selama 1 semester saja. Dia baru selesai belajar dan hampir wisuda, tapi saya gagal membawa dia kepada kebenaran ini. Seperti ada selubung yang menutupi pikirannya, dia bersikeras bahwa ayat-ayat di atas tidak berkenaan dengan orang mati jasmani. Mengapa? Karena dia selalu berpikir bahwa mustahil di beritakan Injil kepada orang mati. Bahwa waktu bertobat hanya sampai dalam masa hidup di dunia ini saja, setelah itu terhilanglah mereka yang menolak Injil itu.
ILHAM/PEWAHYUAN
Ada segolongan orang yang memasukkan ayat-ayat di atas sebagai “ayat-ayat sukar” katanya. Mengapa? Karena mereka selalu memakai pikiran logika manusiawinya, pikiran keturunan Adam, pikiran dagingnya, bahwa mustahil sudah mati orang masih bisa mendengar berita Injil. Orang-orang Farisi waktu itu juga selalu menolak perbuatan dan ucapan Tuhan Yesus yang sifatnya sebagai pewahyuan baru, karena mereka sudah terbiasa membandingkan segala sesuatu dengan hukum-hukum Taurat mereka dan pikiran-pikiran logika manusiawi mereka. Sampai sekarang pengajaran theologia memakai cara yang sama seperti mereka, selalu menolak pewahyuan baru yang bertentangan dengan logika manusiawi mereka sejauh ini. Ketahuilah bahwa Tuhan datang untuk memerdekakan kita dari pikiran-pikiran manusiawi yang terbatas ini untuk memasuki pikiran-pikiran Allah yang adalah Roh. Kita dibawa masuk ke dalam alam roh oleh Dia yang datangnya dari alam roh tertinggi, yakni dari surga. Jelas alam pikiran Allah jauh lebih luas dari alam pikiran manusia duniawi. Tundukkan pikiran Anda kepada Roh Kudus, Dia akan membawa Anda masuk ke dalam seluruh kebenaran. Dia akan membimbing Anda dengan memakai ilham/pewahyuan kepada Anda, melampaui segala pikiran manusiawi Anda.
Yohanes 16:13 Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata–kata dari diri–Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar–Nya itulah yang akan dikatakan–Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal–hal yang akan datang.
2 Timotius 3:16 Seluruh Kitab Suci diilhamkan Allah dan bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.
Janganlah terlampau cepat berkata “itu sesat” hanya karena logika Anda tak mampu menerima pewahyuan.
KERUSSO DAN EUAGGELION
Ketika saya tunjukkan bahwa Tuhan Yesus juga turun ke dunia orang mati dan memberitakan Injil kepada orang-orang mati di zaman Nuh, mereka mulai berbantah memakai arti kata-kata dalam bahasa Latin, membedakan arti “kerusso” dan “euaggelion”.
1 Petrus 3:18 Sebab juga Kristus telah mati sekali untuk dosa–dosa kita, Ia yang benar untuk orang–orang yang tidak benar, supaya Ia membawa kita kepada Allah; Ia, yang telah dibunuh dalam keadaan–Nya sebagai manusia, tetapi telah dibangkitkan menurut Roh, 19dan di dalam Roh itu juga Ia pergi memberitakan (kerusso, to proclaim) Injil kepada roh–roh yang di dalam penjara, 20 yaitu kepada roh–roh mereka yang dahulu pada waktu Nuh tidak taat kepada Allah, ketika Allah tetap menanti dengan sabar waktu Nuh sedang mempersiapkan bahteranya, di mana hanya sedikit, yaitu delapan orang, yang diselamatkan melalui air bah itu.
Filipi 4:15 Kamu sendiri tahu juga, hai orang–orang Filipi; pada waktu aku baru mulai mengabarkan Injil (euaggelion, to preach the gospel), ketika aku berangkat dari Makedonia, selain kamu tidak ada satu jemaat pun yang mendukung aku dalam hal pemberian dan penerimaan.
Mereka mulai menganalisa menurut arti kata-kata dalam bahasa Yunani itu, “kerusso” adalah sebuah proklamasi saja, tanpa menyelamatkan orang-orang mati itu, sedang euaggelion [yoo-ang-ghel’-ee-on] adalah pemberitaan Injil yang memberi kesempatan orang bertobat. Tapi seseorang telah mengirimkan saya sebuah copy halaman-halaman sebuah kamus yang menunjukkan bahwa pada zaman Tuhan Yesus dan rasul-rasul, baik dalam kitab Injil maupun dalam Kisah Para Rasul, kedua kata itu ternyata dipakai bergantian, dengan artinya yang sama, yakni mengabarkan Injil yang menyelamatkan pendengarnya. Jadi baik “kerusso” maupun “euaggelion” keduanya adalah pemberitaan Injil yang membawa keselamatan bagi yang percaya. Perhatikan kata-kata Tuhan Yesus sendiri di dalam Yoh 5:29,
Yohanes 5:29 dan mereka yang telah berbuat baik akan keluar dan bangkit untuk hidup yang kekal, tetapi mereka yang telah berbuat jahat akan bangkit untuk dihukum.
Apa arti berbuat baik? Ialah mereka yang percaya dan menuruti perkataan Allah, tidak selalu berarti harus melakukan perbuatan-perbuatan nyata seperti menolong sesama, memberi persembahan dan sebagainya. Mendengar, percaya dan menurut itu berbuat baik! Sedang yang mendengar tapi menolak itu berbuat jahat. Bandingkan dengan pertanyaan orang-orang Farisi kepada Tuhan Yesus, di dalam Yoh 6:28 ini:
Yoh 6:28 Lalu kata mereka kepada–Nya, “Apakah yang harus kami perbuat, supaya kami mengerjakan pekerjaan–pekerjaan yang dikehendaki Allah?” 29 Jawab Yesus kepada mereka, “Inilah pekerjaan yang dikehendaki Allah, yaitu hendaklah kamu percaya kepada Dia yang telah diutus Allah.”
Jadi pengaruh dari suara Anak Allah kepada orang-orang mati itu membuat mereka bereaksi, yang mau percaya dan menurut Dia akan bangkit untuk hidup kekal, sedang yang menolak (berbuat jahat) akan dihukum. Yang Dia ajak bicara pasti roh orang mati itu, bukan kerangka yang terkubur di bawah tanah itu bukan? Tapi kira-kira Anak Manusia (Tuhan Yesus) akan bersuara apakah kepada orang-orang mati dalam kuburan itu? Apa lagi kalau bukan berita baik, berita Injil yang memberi harapan bagi mereka yang terbuang itu untuk kembali ke dalam kasih Bapa Surgawi? Coba baca Kol 1:19-20 dan tangkap apa isi hati Allah Bapa terhadap semua makhluk-Nya, baik yang di bumi maupun yang di surga (di alam roh maksudnya)?
Kolose 1:19 Karena seluruh kepenuhan Allah berkenan tinggal di dalam Dia, 20 dan melalui Dialah Allah memperdamaikan segala sesuatu dengan diri–Nya, baik yang ada di bumi, maupun yang ada di surga, sesudah Ia mengadakan pendamaian dengan darah salib Kristus.
DIA BERBICARA MELALUI SIAPA?
Bagaimana Anak Allah hendak berbicara kepada mereka yang di dunia orang mati dan juga di dunia orang hidup? Roh Kristus sendiri masuk ke dalam Anda dan saya dan meminjam mulut kita untuk berbicara kepada sekalian makhluk, tentang kabar baik dari surga itu dan menaklukkan semua makhluk, pemerintah dan kuasa ke bawah kaki-Nya.
Filipi 2:9 Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada–Nya nama di atas segala nama, 10 supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, 11 dan segala lidah mengaku, “Yesus Kristus adalah Tuhan,” bagi kemuliaan Allah, Bapa!
Dia mati dan beritakan Injil di dunia orang mati itu, dan bangkit kembali lalu mengutus murid-murid-Nya mengabarkan Injil juga di bumi supaya Dia menjadi Tuhan atas dunia orang hidup dan mati!
Roma 14:9 Sebab untuk itulah Kristus telah mati dan hidup kembali, supaya Ia menjadi Tuhan, baik atas orang–orang mati, maupun atas orang–orang hidup.
Anda dan saya semua, termasuk Anda yang telah bergelar bapak-bapak Pendeta atau Penginjil tentunya, baik yang sekolah theologia atau tidak, asalkan Anda percaya Tuhan Yesus adalah Tuhan atas orang mati dan orang hidup, adalah kepanjangan lidah Tuhan Yesus untuk memberitakan Injil di antara orang hidup maupun yang mati. Daerah-daerah yang Dia jangkau adalah daerah Anda juga yang bekerja untuk Dia!
APAKAH ANDA HARUS MATI DULU?
Banyak yang mengira kalau harus mengabarkan Injil ke dunia orang mati, seseorang harus mati dahulu seperti Tuhan Yesus, baru bisa mereka menjangkau yang ada di dalam alam roh. Pandangan ini keliru sekali, sebab Tuhan memang turun dahulu ke dunia orang mati yang paling bawah untuk memberitakan Injil kepada mereka yang mati pada kira-kira 4.000 tahun sebelumnya, untuk memulai berita Injil bagi dunia orang mati, dan setelah Ia bangkit, lalu naik ke surga, Dia memperlengkapi Anda dan saya dengan Roh Kudus yang akan membawa Anda ke dalam seluruh alam (realm) itu. Banyak hamba Tuhan mengaku percaya adanya Roh Kudus, tetapi menolak segala macam pekerjaan-Nya karena sifatnya yang rohani. Melalui karunia-karunia Roh Kudus, seseorang dapat melihat di alam roh dan dapat membedakan roh-roh, roh setan, roh orang mati, roh malaikat, jin-jin, peri-peri, roh binatang-binatang, malaikat Tuhan dan juga Tuhan Yesus, Roh Kudus serta Allah Bapa.
Melalui urapan Roh Kudus, roh-roh yang diam di dalam diri seseorang dapat ditemukan, disuruh keluar, diusir atau diberitakan Injil. Sering juga melalui penglihatan, makhluk-makhluk yang ada di udara ini dapat dilihat dan mereka juga memerlukan berita Injil yang menyelamatkan. Jadi tak usah Anda mati dulu baru bisa lakukan perintah Tuhan, mengabarkan Injil kepada sekalian makhluk itu! Mereka yang takut memasuki alam roh karena pikiran mereka tak bisa menerima bahwa Roh Kudus akan menuntun dan membawa mereka ke daerah itu tentu tak akan menjadi penguasa di alam roh. Mereka tak tahu-menahu karena memang theologia tidak pernah berbicara terlalu dalam tentang alam roh. Mereka membentengi diri dengan berkata: “Pengalaman-pengalaman pribadi tak boleh dijadikan bahan untuk pengajaran”. Padahal seluruh Alkitab padat berisi pengalaman-pengalaman pribadi orang-orang yang berjalan dengan Tuhan. Isi Firman Tuhan harus dialami oleh semua orang percaya bukan?
Jadi mereka bilang, hanya apa-apa yang tertulis di dalam Alkitab saja yang boleh diajarkan. Padahal pengalaman-pengalaman di alam roh yang tertulis di dalam Alkitab banyak sekali, seperti Tuhan Yesus menyembuhkan penyakit hanya dengan Firman, Dia membangkitkan orang mati, mengusir setan, mereka bilang itu hanya Tuhan Yesus yang bisa lakukan! Bagaimana dengan Petrus dan Paulus yang membangkitkan orang-orang lumpuh, Filipus yang diraibkan oleh Roh, Yohanes yang mendapat vision / penglihatan-penglihatan di akhir zaman, mereka bilang: “Ya, itu di zaman rasul-rasul saja, sekarang Alkitab sudah lengkap, tak perlu lagi mujizat-mujizat seperti itu lagi”. Semua terjadi seperti itu di seluruh dunia, karena mereka belajar theologia yang sama seperti yang dipelajari oleh orang-orang Farisi zaman dulu. Takut dipimpin oleh Roh Kudus masuk betul-betul ke alam roh! Gereja jadi lumpuh menghadapi tukang-tukang tenung dan dukun-dukun sihir.
Amerika yang konon adalah negara Kristen, sekarang tak tahu harus bagaimana menghadapi orang-orang homosex dan lesbian, sampai negara mengizinkan perkawinan satu jenis sex, negara bagian demi negara bagian. Itu Sodom dan Gomora yang disahkan secara hukum negara bagian! Gereja bungkam, tak punya suara! Mereka menjadi homo dan lesbi karena kemasukan roh orang mati saat di dalam perut ibu mereka karena orang tua menginginkan jenis kelamin yang lain dari yang sudah ada di dalam perut ibu yang mengandung. Gereja Inggris sudah meramalkan bahwa beberapa belas tahun lagi ke-Kristen-an sudah akan lenyap dari negeri itu. Tak mampu perang melawan atheisme dan invasi Islam. Gereja Inggris-lah yang mulai mengizinkan perkawinan orang homo, dan diteguhkan oleh pendeta homo juga!
Theologia harus mulai berani melangkah ke dalam alam roh! Hamba-hamba Tuhan harus berani menerobos ke alam roh dipimpin oleh Roh Kudus dengan iman! Untuk itulah Roh Kudus dikaruniakan kepada gereja-Nya, agar berkuasa di alam roh! Keluar dari kurungan dan batas-batas pikiran manusiawi, berdasar Firman Tuhan! Lakukan langkah “jail-break” (menurut istilah computer sekarang) terhadap benteng-benteng pikiran manusiawi itu!
Title
Masukilah alam Roh bersama Roh Kudus maka Anda akan berhenti terheran-heran. Dan berhenti menghujat-hujat dengan berkata ini sesat, itu sesat! Belajarlah kebenaran-kebenaran yang akan membebaskan diri Anda sendiri serta jemaat yang lain, dari libatan dunia orang mati dan bertumbuh pesat dalam segala pengenalan akan Tuhan dan kebenaran Kerajaan Surga.
FUNGSI REVIVAL: PARTNER KERJA
Kami dibentuk Tuhan untuk menjadi tim pelayanan yang memuridkan orang Kristen menjadi manusia-Allah yang menembus ke alam roh dengan pimpinan Roh Kudus. Kami tidak membatasi diri dengan pikiran-pikiran manusia yang memang amat terbatas itu. Kami bekerja di antara gereja-gereja Tuhan bukan hendak merebut anggota gereja, tetapi menolong orang-orang yang tak tertolong di gereja masing-masing. Kami justru sarankan mereka yang telah ditolong untuk kembali ke gereja masing-masing, karena kami tidak membangun gereja baru, dan tidak akan pernah! Mereka yang mau bergabung dengan kami menjadi tim pelayanan, bukan anggota gereja, karena kami tak membangun gereja. Kami hadir bukan menjadi musuh gereja-gereja Tuhan Yesus, tetapi menjadi partner kerja Anda semua.
Mereka yang sekarang mengejek dan mengolok kami toh akan tiba juga pada suatu saat bahwa mereka harus memahami alam roh seperti kami. Paling tidak, pada saat mau mati mereka akan banyak sekali bertanya, apa sih yang ada dibalik kematian? Sekarang banyak orang Kristen mencari pertolongan kami karena mereka terlibat dalam kasus-kasus yang tak mereka pahami, yang menyangkut dunia orang mati. Ketika mereka pergi ke gereja, tak ada yang mampu menjawab selain jawaban “theologis” seperti ini: “Yah serahkan saja kasus Anda kepada Tuhan, Dia tahu yang terbaik bagi Anda”
Dunia Orang Mati bukanlah satu-satunya pengajaran dari Revival Total Ministry. Kami bicara tentang iman, posisi anak Allah, para malaikat, roh-roh jahat, akhir zaman dan pengangkatan, kesembuhan dan barang-barang tumpas, mujizat dan pengurapan, semua dari sudut pandang alam roh. Tapi yang paling dasar adalah mengajar orang bagaimana menyangkal kedagingan mereka, dan mengajar orang mendengar suara Tuhan, Roh Kudus dan suara Allah Bapa. Dan banyak hal lain dari rahasia-rahasia Kerajaan Allah yang tersembunyi berabad-abad di dalam hati sang Bapa yang diungkapkan-Nya melalui ilham dan pimpinan Roh Kudus.
Efesus 3:8 Kepadaku, yang paling hina di antara segala orang kudus, telah diberikan anugerah ini, untuk memberitakan kepada orang–orang bukan Yahudi kekayaan Kristus, yang tidak terduga itu, 9 dan untuk membuat semua orang melihat rencana rahasia yang telah berabad–abad tersembunyi dalam Allah yang menciptakan segala sesuatu, 10 supaya sekarang melalui jemaat diberitahukan berbagai ragam hikmat Allah kepada pemerintah–pemerintah dan penguasa–penguasa di surga, 11 sesuai dengan maksud abadi, yang telah dilaksanakan–Nya dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.
Bandung, 19 Juli 2011
Andereas Samudera
Catatan: Saya sarankan copy dan paste artikel di atas, cetak atau foto copy dan bagikan kepada semua hamba-hamba Tuhan yang selalu terheran-heran tentang berita mengenai dunia orang mati ini!



Leave A Comment