Kesaksian Meike :

Shalom Sdr-Sdri terkasih dalam Tuhan Yesus,

Saya ingin membagikan pengalaman yang baru saja saya alami hari Sabtu, 30 Juni 2001 lalu, sebagai berikut :

Sudah sejak tanggal 9 Juni 2001 sore, anak saya yang berumur 6 tahun mengalami sakit batuk, tapi batuknya aneh, kalau bangun tidur dan mandi pagi, ia batuk sekali kadang-kadang ada lendirnya kadang-kadang tidak, setelah itu ia tidak batuk lagi sepanjang hari. Nanti pada saat mau tidur, kira-kira jam 21.30 malam ia batuk sekali lagi kemudian tidur. Hal ini berlangsung terus selama 3 minggu, sampai saya sudah bawa ke dokter, menurut dokter tidak perlu diberi obat karena tidak apa-apa, jadi saya berpikir mungkin anak saya senang main di ruangan be AC yang dingin, jadi ada dingin dalam badan. Tapi setelah berjalan selama 3 minggu keadaannya begitu-begitu terus, dibilang sakit batuk nggak, dibilang tidak batuk, yah ada, yaitu : di pagi hari waktu mandi dan di malam hari waktu mau tidur saya rasa hal ini aneh juga. Berkali-kali saya tengking roh penyebab sakit batuk, tetap saja setiap pagi dan malam terjadi lagi hal seperti ini.

Sabtu malam kemarin, waktu ia sudah pulas saya dengar ia batuk sekali, saya langsung tanya Roh Kudus bagaimana cara mengatasi ini sampai tuntas, Roh Kudus langsung menjawab :”Setiap penyakit itu asalnya dari roh jadi harus kita kerjakan dan diatasi secara roh juga.” Saya tanya :”Ini sebenarnya roh-roh apa saja Roh Kudus ? Karena sudah berkali-kali saya usir roh penyebab sakit batuk, tetap saja tidak terjadi perubahan dengan keadaan anak saya.” Roh Kudus kasih tahu “Ini roh orang mati, perlakukan seperti roh orang mati, kau tengking seperti roh jahat penyebab batuk, ia tidak merasa terusik.” Saya coba ingat-ingat kejadian di hari ia mulai mengalami hal ini, lalu saya ingat siang itu sekitar jam. 14.30 saya berjalan kaki bersama anak saya dari salon ke rumah tantenya, kami berjalan bergandengan tangan memakai payung karena hujan turun rintik-rintik saat matahari bersinar terang di langit, kami bercanda sepanjang perjalanan yang memakan waktu 20 menit lamanya, sorenya ia mandi di rumah tantenya dan bermain-main (tidur-tiduran di bath up yang kering) dan sore itu ia mulai batuk, apakah ada hubungannya ? Saya ingat nasehat mama saya sewaktu saya kecil dan kami belum menjadi orang Kristen, untuk kami tidak berjalan-jalan di bawah “hujan panas” sebab saat itu banyak ‘setan’ atau roh orang mati yang keluar berkeliaran di bawah hujan tersebut dan hujan seperti ini menyebabkan sakit. Lalu saya jawab “”OK, Roh Kudus, mari kita kerjakan bersama-sama.” Kemudian saya pegang tubuh anak saya yang sudah pulas dan saya katakan :”Dengar roh orang mati yang menyebabkan batuk di dalam tubuh anakku ini, kau tidak berhak tinggal di dalam tubuh anak ini sebab anak ini telah ditebus oleh darah Tuhan Yesus dan telah menjadi anak Allah, tubuhnya adalah Bait Suci Allah. Kalau kau tetap ada di dalam tubuh anak ini suatu saat kelak engkau akan dibuang ke dalam lautan api oleh Tuhan. Tapi dengar :”Yesus Kristus Tuhan juga telah mati bagi engkau, sebab Ia Tuhan atas orang yang hidup dan orang yang mati, bila kau mau percaya kepadaNya maka engkau akan memperoleh keselamatan Apakah kau mau ?.” Saat saya bertanya, anak saya dalam keadaan pulas tapi di alam roh saya mendengar suara lelaki tua yang berat dan serak berkata :”mau..mau…” Dan saya lanjutkan kata-kata saya :”Sekarang kau buka pintu hatimu, undang Tuhan Yesus masuk ke dalam hatimu menjadi Tuhan dan Rajamu dan aku perintahkan malaikat Tuhan yang ada di kamar ini, segera bawa kakek ini pergi kepada Tuhan Yesus sekarang juga, di dalam Nama Tuhan Yesus.” Saat itu masuk dalam pikiranku “Anakku sedang pulas, ,jadi bagaimana ini?.” Saya katakan lagi :”Kau sekarang keluar dari tubuh anakku ini melalui nafasnya tanpa suara yang berisik.” Seketika itu juga saya dengar nafas anak saya menjadi berat bagaikan nafas orang yang kena flu berat padahal saat itu ia tidak flu dan ia mulai terbatuk-batuk dengan kerasnya.

Saya tumpang tangan di dahinya dan saya katakan :”Sekarang urapan kuasa Roh Kudus terus mengalir dalam diri anak ini, membersihkan tubuh anak ini dari sisa-sisa roh jahat maupun roh orang mati yang dibawa roh orang mati ini semasa ia masih hidup di dunia, terus keluar sampai habis, dalam Nama Tuhan Yesus.”

Saya lakukan hal ini sampai batuk-batuk yang keluar dari mulut anak saya hilang dan nafasnya menjadi halus kembali, saya ambil minyak urapan dan mengurapinya untuk menghapus seluruh bekas-bekas dalam tubuh yang ditimbulkan oleh roh orang mati pembawa batuk ini. Tak lama kemudian anak saya terbangun, ia batuk sekali lagi saya tengking sekali lagi, kali ini roh jahat penyebab batuknya keluar dan saya gantikan bajunya yang basah karena keringat. Ia kemudian pulas kembali sampai jam 08.30 keesokan harinya, ia tidur bagaikan bayi penuh dengan kedamaian, tenang dan tenteram sehingga saya tidak tega untuk membangunkannya untuk ke gereja.

Ketika akhirnya ia terbangun juga karena saya tetap duduk di sampingnya, sepertinya ia enggan meninggalkan alam tidurnya di dalam hadirat Tuhan. Dan sejak pagi itu batuknya lenyap tanpa bekas, Puji Tuhan. Mengapa saya ceritakan hal ini, sebab selama ini timbul pertanyaan besar dalam hati saya, mengapa saya mendoakan orang lain mereka mengalami kesembuhan, tapi kalau mendoakan anak sendiri khususnya kalau ia kena sakit batuk tidak pernah memuaskan hasilnya, padahal semua barang tumpas sampai sekecil-kecilnya saya sudah lenyapkan dari rumah kami.

Dan oleh dokter diberitahukan sakit batuk tidak bisa dipandang enteng, sebab bila terus-terusan terjadi pada seseorang khususnya anak kecil bisa menjadi penyakit kronis seperti : Bronchitis, flek paru, dll sebagainya. Sekarang saya tahu betapa gampangnya menangani kasus sakit penyakit kalau kita tahu roh apa yang sedang kita perangi dan saya percaya kebanyakan sakit penyakit sumbernya dari roh orang mati, cuma selama ini bahkan mungkin sudah berabad-abad lamanya, manusia sudah salah menyebut bahwa roh orang mati yang masih suka gentayangan sebutannya :”setan” Saya percaya tidak ada satupun manusia yang masih hidup di dunia ini mau disebut dan disamakan dengan setan atau roh jahat, begitupun juga setelah ia mati ia tetap tidak mau disebut dan disamakan dengan setan atau roh jahat, sebab ia adalah orang yang sudah mati secara physik tapi secara roh masih tetap hidup, masih punya perasaan, keinginan, rasa sakit, rasa terhilang, rasa kasih, rasa takut dan rasa butuh akan Tuhan Yesus untuk diselamatkan.

Lain dengan setan-setan atau roh-roh jahat yang berasal dari malaikat-malaikat yang jatuh bersama Lucifer. Jadi ketika ia ditengking dengan sebutan “setan” atau “roh jahat” maka ia tidak menggubrisnya. Apa salahnya kalau ada hamba Tuhan yang dengan hikmat Tuhan kemudian mau mengucapkan dengan benar apa yang selama ini salah diucapkan oleh kebanyakan orang, bahwa kalau : setan yah panggilnya setan sebab itu memang namanya tapi kalau roh orang mati yah panggilnya roh orang mati, di dunia ini saja yang serba tidak teratur dan nilai-nilai kesopanan semakin surut tetap nama panggilan masih di hargai apalagi di alam roh dimana kehidupan yang sebenarnya itu ada dan serba tertib, tentu saja panggilannya harus tepat baru kena sasaran yang dituju.

Semoga pengalaman sederhana ini dapat membawa berkat bagi saudara-saudari yang membacanya dan menambah kelengkapan pengetahuan saudara-saudari dalam pelayanan di ladang Tuhan untuk lebih menghasilkan buah untuk kemuliaan Tuhan. Puji Nama Tuhan Yesus…!

Pertanyaan Mulyono :

Yang menjadi pertanyaan saya,
Kenapa roh orang mati itu ada/gentayangan, punya berapa lama mereka diizinkan didunia setelah mati dan kategory apa saja yang bisa gentayangan didunia, dan Apakah Iblis atau Setan berhak membunuh manusia tanpa sepengetahuan Allah Bapa, atau apa hak yang diberi kepada si Iblis/Setan untuk membunuh manusia (kategori)

Shalom/mig/

Tanggapan dari Andy Iskandar :

Makasih ya buat kesaksiannya Bu Meike…sungguh menguatkan,….tapi saya jadi timbul pertanyaan nih..boleh ya

Roh orang yang sudah mati bukan kah langsung pergi ke tempat yang disebut Hades ? Kalau tidak..terus kemana roh-roh itu ? Apakah roh orang mati yang sudah dalam Tuhan Yesus juga masih gentayangan ? atau hanya buat roh yang belum percaya Tuhan Yesus…

Mohon masukannya ya bu meike…
Ini bukan untuk meragukan kesaksian ibu ya..kesaksian ibu sungguh menguatkan saya….hanya mohon pencerahan buat pertanyaan2 saya itu…

Terima kasih,
GBU Andy

Tanggapan dari Tjandra :

Syalom,

Menurut Alkitab, orang yang sudah mati baik yang belum dalam Tuhan Yesus maupun yang sudah tidak gentayangan lagi, sesuai dengan ayat berikut ini :

Lukas 16:22 Kemudian matilah orang miskin itu, lalu dibawa oleh malaikat-malaikat ke pangkuan Abraham.

 
Lukas 16:23 Orang kaya itu juga mati, lalu dikubur. Dan sementara ia menderita sengsara di alam maut ia memandang ke atas, dan dari jauh dilihatnya Abraham, dan Lazarus duduk di pangkuannya. Terima-kasih.

Jawaban Meike :

Shalom Bro Mig, Andy dan Tjandra..,

Terima kasih atas tanggapan saudara-saudara, saya coba terangkan sesuai dengan yang saya terima dan percaya dari Kebenaran firman Tuhan yang ada dan yang ternyata bisa menjawab kenyataan yang ada dihadapan mata kita setiap hari, sbb :

Pertanyaan saudara-saudara :

  1. Roh orang mati bukankah langsung ke Hades pada saat seseorang mati ? Khan ayatnya jelas di : Lukas 16:22 (tentang Lazarus yang mati langsung ke pangkuan Abraham) dan Lukas 16:23 (tentang orang kaya yang mati langsung ke alam maut yang sengsara).
  2. Apakah orang yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus juga masih gentayangan ?
  3. Kenapa roh orang mati masih gentayangan, berapa lama mereka diizinkan seperti itu ?

Saya coba menjawabnya :

Dalam Lukas 16:19-31, Tuhan Yesus memberikan perumpamaan tentang : Orang Kaya dan Lazarus yang miskin. Dalam perumpamaan ini, tidak disebutkan kalau Lazarus baik, berkenan kepada Allah dan orang kaya itu tidak baik/berdosa, tapi waktu meninggal dunia, Lazarus ke pangkuan Abraham, ia senang di sana dan orang kaya masuk ke alam maut dan mengalami sengsara di sana. Mengapa ? Sebab Lazarus punya nama (Lazarus artinya : ditolong oleh Allah) sedangkan orang kaya tersebut tidak ada namanya. Lazarus ada di pangkuan Abraham sebab ia ditolong oleh Allah sehingga bisa ada di sana.

Bukankah Allah mengutus Putera-Nya : Yesus datang ke dunia ini untuk menolong menyelamatkan kita ? Itu sebabnya kita diselamatkan oleh karena anugerah Allah bukan karena usaha sendiri dan karena pertolongan itu datangnya dari Allah melalui Yesus, maka hanya dalam Yesus sajalah satu-satunya jalan menuju ke sorga. Dan bagi orang yang tidak mau menerima pertolongan yang telah Allah sediakan ini, sebaik apapun usaha dia untuk hidup baik dan berkenan kepada Allah, kalau ia tidak mau melewati JALAN yang telah Allah sediakan maka ia tidak akan pernah sampai ke sana (jalan itu penting! Kalau orang dunia bilang ke kota Roma banyak jalannya, betul! sebab dari berbagai negara orang bisa menuju kesana, tapi jalan masuk ke Kerajaan Sorga yang kekal, Allah hanya buat 1 jalan, yaitu : YESUS saja).

Dalam Kisah perumpamaan di atas ada beberapa hal yang kita bisa dapatkan :

  1. Antara tempat Lazarus di pangkuan Abraham dan alam maut dimana orang kaya itu berada, mereka bisa saling lihat, saling ngobrol tapi tidak bisa saling pergi.
  2. Oleh karena itu orang kaya tersebut memohon Bp. Abraham kiranya mengirimkan Lazarus kepada 5 orang saudaranya yang masih hidup, untuk apa ? Untuk memperingati mereka sungguh-sungguh agar tidak masuk ke tempat dimana ia berada sekarang (tentu saja sekalian diberitahukan kesengsaraan-kesengsaraan yang ia alami di tempat itu ). Ternyata orang kaya ini sekalipun ia sudah mati (fisiknya sudah tidak ada) tapi rohnya masih memiliki perasaan-perasaan yang sama seperti ketika ia masih hidup, misalnya : rasa menderita, rasa panas, rasa haus, rasa sayang kepada saudara-saudaranya (ingat keselamatan mereka, jadi biar ia saja yang di sana kalau boleh saudara-saudaranya jangan).
  3. Apa jawab Bp. Abraham ? Ia tidak bilang boleh atau nggak Lazarus berhubungan kembali dengan dunia orang hidup, ia hanya bilang :”Ada pada mereka kesaksian Musa dan para nabi; baiklah mereka mendengarkan kesaksian mereka itu.” Artinya : di dunia orang hidup sudah ada Kesaksian Musa dan para ( kitab suci – waktu itu baru Kitab PL sebab PB belum ditulis), kalau mereka baca mereka pasti tahu tentang kebenaran dari Allah. Tapi orang kaya ini masih menjawab :”Tidak, bapa Abraham, tetapi jika ada seorang yang datang dari antara orang mati kepada mereka, mereka akan bertobat.” Jawab Bp. Abraham :”Jika mereka tidak mendengarkan kesaksian Musa dan para Nabi, mereka tidak juga mau diyakinkan, sekalipun oleh seorang yang bangkit dari antara orang mati.” Apa yang tersirat dari jawaban Bapa Abraham di sini ? “Kalau orang di dunia tidak mau dengar kesaksian Musa dan para Nabi tentang kebenaran Allah, mereka hanya sibuk mungkin dengan buku-buku yang lain (buku ekonomi, buku managemen, buku silat, buku Novel, dll sebagainya) maka mereka juga tidak akan diyakinkan sekalipun ada orang yang bangkit dari antara orang mati dan berbicara kepada mereka tentang kesaksian-kesaksian Musa dan para Nabi, yaitu : firman Allah. Jadi bukannya Bapa Abraham bilang :”Oh, tidak bisa orang mati kembali berhubungan dengan orang hidup, tapi ia mau katakan percuma… kalau Kesaksian Musa dan Para Nabi yang menyuarakan suaraNya Allah mereka tidak mau dengar sekalipun Lazarus datang kepada mereka, tidak akan mereka percaya.

Terbukti sampai detik ini : sekalipun Yesus sudah bangkit bahkan sampai sudah naik ke sorga kembali, Roh Allah sudah dicurahkan demikian rupa, Alkitab sudah lengkap (PL,PB) bukan sekedar Kesaksian Musa dan Para Nabi lagi, ehh… tetap saja mayoritas manusia di dunia ini tidak mau percaya kepada Allah dan berita kebangkitan Tuhan Yesus sampai-sampai sekarang ini ada film yang menceritakan mayat Yesus diketemukan hanya untuk menyangkali kebangkitanNya. Banyak orang selama puluhan tahun menghabiskan waktunya untuk membaca semua buku-buku dunia sampai terpaksa pakai kaca mata minus tinggi, tapi Alkitab ? … bahkan masih banyak anak-anak Allah baca Alkitabnya saja belum tamat! Apalagi kalau hanya Lazarus, ex pengemis dunia yang mati mungkin tanpa dikenal seorang manusiapun kecuali anjing yang menjilat-jilat boroknya semasa ia hidup, TAPI.. yang dikenal oleh Allah karena ia menerima uluran tangan pertolongan Allah, pasti bila ia muncul lagi, orang-orang berteriak :”Setan…setan…” dan kabur semuanya.

Jadi melalui perumpamaan Tuhan Yesus di atas kita tahu orang yang ditolong oleh Tuhan (seperti kita semua ini yang boleh menerima anugerah penyelamatan yang Allah lakukan melalui Tuhan Yesus) maka jika kita meninggal kita akan ke pangkuan Abraham (kita tahu Abraham adalah sahabat Allah, Bapa orang percaya dan ia ada di sorga sekarang, jadi setiap orang yang percaya kepada Tuhan Yesus, bila mati ia dibawa ke sorga, contoh : penjahat yang ada di sebelah Tuhan Yesus waktu di salib, waktu ia percaya menjelang kematiannya, Tuhan Yesus bilang dimana Tuhan Yesus berada diapun akan ada di sana). Orang yang tidak percaya kepada Tuhan Yesus (menolak pertolongan yang Allah lakukan) maka tempat resminya pada waktu ia mati ada di HADES (alam maut) dan kita tahu penghuni pertama HADES adalah si iblis (Yesaya 14:12-15), ia menjadi penguasa di sana. Apakah roh orang mati di Hades tidak bisa dipanggil keluar muncul di atas permukaan bumi ?

Dalam kisah-kisah di PL kita lihat hal ini pernah dilakukan oleh Raja Saul ketika ia menyamar datang ke seorang dukun perempuan di En Dor dan meminta dukun ini memanggil arwah Nabi Samuel, dan Alkitab mengatakan itu roh Samuel (tidak dikatakan roh jahat atau setan yang menyamar seperti Samuel), jadi dalam hal ini kita harus percaya bahwa itu adalah benar roh Samuel sebab ini kata firman Tuhan (kalau sampai ada yang mengatakan itu roh setan yang menyamar Samuel, tinggal kita pilih mau percaya apa yang firman Tuhan katakan atau apa yang dikatakan orang, dalam hal ini iman percaya kita ada dimana, pada manusia atau pada Tuhan sendiri, manusia bebas menentukannya sendiri-sendiri….). Mengapa roh Samuel bisa dipanggil ? – Sebab sebelum Tuhan Yesus mati di kayu salib menyelamatkan seluruh umat manusia, maka semua orang percaya kepada Allah di PL, ketika mereka mati mereka menjadi tawanan-tawanan di HADES menunggu dijemput Tuhan Yesus. Itu sebabnya ketika Tuhan Yesus mati, masuk ke alam maut, Ia melakukan 2 hal di sana, yaitu : Membawa tawanan-tawanan yang ada di sana ikut bersama-sama dengan Dia ke sorga (Efesus 4:8-9) sehingga sebelum Yesus bangkit orang-orang kudus PL yang sudah mati bangkit, mereka menunggu Tuhan Yesus bangkit dulu sebelum mereka keluar dari kubur dan masuk ke kota kudus (Yerusalem) dan menampakkan diri kepada banyak orang (Matius 27:51-53), hal kedua yang Tuhan Yesus lakukan di alam maut (itu sebabnya tawanan-tawanan bangkit duluan sebelum Yesus, sebab mereka duluan dibebaskan oleh Tuhan Yesus lalu Tuhan Yesus melakukan tugas yang kedua di alam maut), yaitu : Ia memberitakan Injil (Injil adalah berita keselamatan, diberitakan agar orang yang mendengarnya bila mereka percaya mereka memperoleh keselamatan, kalau tidak mendatangkan keselamatan firman Tuhan tidak akan mengatakan itu INJIL, melainkan berita basi-basi mumpung sudah ada di sana) kepada roh-roh di dalam penjara, yaitu kepada orang-orang tidak percaya/jahat yang dimusnahkan Allah di zaman Nuh demi untuk menyelamatkan Nuh dan keluarganya dari kontaminasi dosa yang sudah meraja-lela di muka bumi.

Waktu Allah melakukan hal itu, Ia sudah menyusun rencana bagaimana suatu saat Ia akan menyelamatkan mereka, sebab Ia mengasihi ciptaan tangan-Nya sendiri. Dan itu dilakukan oleh Tuhan Yesus di alam maut waktu itu, semasa di dunia selama 100 tahun diberitakan berita keselamatan melalui Nuh tidak mau dengar, maka sudah di alam maut pun terus dikejar oleh Injil (itu sebabnya Petrus mengatakan dalam 1 Petrus 4:5-6, orang-orang yang memfitnah kita karena kita tidak ikutan mencemplungkan diri bersama-sama mereka dalam ketidaksenonohan yang mereka lakukan, maka mereka harus mempertanggungjawabkan hal ini kepada Tuhan yang siap menghakimi orang yang hidup dan orang yang mati, lalu Petrus menyambung : “Itu sebabnya maka Injil telah diberitakan juga kepada orang-orang mati, supaya mereka, sama seperti semua orang (mereka juga khan orang, tapi sudah tidak punya badan) dihakimi secara badani (badannya sudah mati dan ada di Hades); tetapi oleh roh (roh mereka yang masih ada) dapat hidup menurut kehendak Allah).

Jadi ternyata Petrus bilang, orang-orang yang berbuat kejahatan sekalipun semasa ia hidup di dunia setelah ada di alam maut masih terus dikejar oleh Injil (berita keselamatan) apalagi orang-orang yang keburu mati sebelum sempat dengar berita Injil semasa ia hidup di atas muka bumi. Kalau ini terjadi Petrus bilang :”jangan heran!.”

Itu sebabnya kelak di hadapan Takhta putih, ketika Tuhan menghakimi semua orang mati yang dikeluarkan dari maut dan kerajaan maut maupun dari dalam laut (ternyata tempat orang mati bukan hanya di alam maut tapi ada juga dari dalam laut) di sana Tuhan membuka semua kitab (pasti kitab perbuatan setiap orang mati ini) dan sebuah kitab lain yaitu KITAB KEHIDUPAN. Kalau Injil tidak pernah diberitakan kepada orang mati, untuk apa Tuhan pakai formalitas buka-buka segala Kitab Kehidupan itu, sudah pasti tidak ada nama mereka satupun di sana, setiap orang diperiksa buku kehidupannya kemudian di cari namanya kalau ada di dalam Kitab Kehidupan, itu pasti tidak ada, suatu pekerjaan yang sia-sia, dan Tuhan Yesus hanya sekedar berpura-pura sebab Ia tahu dengan pasti bahwa nama-nama mereka satupun tidak ada, ini suatu sandiwara tragedi yang sangat memilukan, membuat hati orang mati berdebar-debar dengan harapan “mudah-mudahan namaku ada di sana” tapi ternyata tidak ada dan ia dibuang ke neraka. Tuhan Yesus tidak memiliki sifat pura-pura dan kejam seperti ini.

Seorang manusia yang memiliki kuasa mungkin dapat bersandiwara kejam seperti ini tapi bukan Tuhan Yesus yang kita sembah. Ia bukan :”A BIG LIAR” Ia Sang Pencipta yang mengasihi ciptaanNya sehingga mau mati bagi mereka semua. Kenapa Kitab Kehidupan dibuka dalam pengadilan ini, sebab IA sendiri katakan :”Ada penginjilan di dunia orang mati” Ia sudah lakukan, Rasul-rasul PB sudah lakukan. Ada orang-orang yang mengatakan dulu di PL, roh orang mati bisa muncul ke muka bumi bila dipanggil (karena memang tidak dapat mempertahankan lebih jauh akan kebenaran firman Tuhan tentang roh Samuel yang muncul ketika dipanggil oleh dukun di En Dor) tapi setelah Yesus mati, masuk ke alam maut dan bangkit kembali serta naik ke sorga, maka kunci maut dan kerajaan maut sudah dirampasnya dari si iblis (Wahyu 1:18) sejak saat itu orang mati tidak bisa lagi muncul di muka bumi karena sudah dikunci oleh Tuhan Yesus di alam maut dan kuncinya disimpan Yesus di sorga sekarang. Logikanya bila roh orang-orang mati di Hades sudah dikunci selama-lamanya di sana, berarti penghuni lainnya, yaitu : iblis dan malaikat-malaikat yang jatuh lainnya juga terkunci selama-lamanya di sana, tapi mengapa di dunia ini masih banyak sekali iblis dan setan-setan beroperasi ? Apakah mereka punya kunci cadangan dari Yesus dan hanya dipakai dikalangan sendiri saja ? Lalu orang-orang mulai berteori lagi :”Itu sebabnya kalau ada roh yang muncul menyerupai orang yang sudah mati, itu bukan roh orang itu sendiri, tapi iblis yang menyamar menyerupainya.

Bukankah firman Tuhan berkata : jangan heran, iblis pun menyamar sebagai malaikat terang – 2 Korintus 11:14. Ini benar firman Tuhan, itu sebabnya banyak agama-agama palsu di dunia ini, tapi dari Kitab Kejadian sampai Kitab Wahyu yang terakhir tidak ada firman yang mengatakan :”Jangan heran, iblispun menyamar menjadi roh orang mati.” Malaikat terang dan roh orang mati sangat berbeda, yang satu tidak bertubuh dan yang satu pernah bertubuh, jelas ini 2 makhluk yang berbeda.

Saya pribadi lebih percaya bahwa :
Sejak Yesus masuk ke alam maut mewartakan Injil di sana maka sejak saat itu pintu gerbang alam maut terbuka untuk Injil Keselamatan masuk (bukan sebaliknya tertutup rapat-rapat sampai pengadilan takhta putih di Kitab Wahyu).

Dalam hal ini perintah Tuhan Yesus jelas, yaitu di : Yohanes 5:25-29 (akan tiba : ini dikatakan karena ia belum mati di kayu salib, masuk ke alam maut dan menginjil, dan diteruskan kata : sudah tiba : artinya, sejak Ia melakukannya maka tibalah saatnya orang mati boleh dengar Suara Anak Allah (Injil) dan siapa yang dengar dan berbuat baik (artinya : percaya dan melakukan seperti yang Tuhan katakan) maka ia akan keluar dan bangkit untuk hidup yang kekal, tapi yang dengar tapi tetap melakukan yang jahat (tidak percaya dan melakukannya, maka kelak ia akan bangkit untuk dihukum), kapan hal ini terjadi : Waktu di depan takhta putih pengadilan terakhir.

Dan Tuhan bilang kalau kita dengar tentang berita ini, janganlah kita heran, kenapa nggak boleh heran ? – Sebab inilah Kasih Kristus yang tak terukur lebar, panjang, tinggi dan dalamnya, dimana Rasul Paulus berdoa sampai sekarang di sorga untuk kita dapat memahaminya. Kasih yang seperti ini tidak bisa diukur dengan kasih manusia terbesar sekalipun, karena kasih inilah maka Yesus telah datang ke dunia ini untuk mati guna menebus kita semua ciptaanNya sebab ia tidak menghendaki ada satu orangpun yang binasa – 2 Petrus 3:9. Dan Ia lakukan semua ini agar Ia menjadi Tuhan baik atas orang-orang mati maupun orang-orang hidup -Roma 14:9. Rasa kasih Tuhan Yesus, keadilan, kebenaran, berita Injil-Nya bukan milik orang-orang hidup saja, tapi juga untuk orang-orang yang sudah mati (sama-sama memerlukan Yesus, dan Yesus tidak pilih kasih, sama-sama milikNya, ciptaanNya).

Dan Ia telah berkata kepada kita semua : “Sesungguhnya kalau kita percaya kepadaNya, maka kita akan melakukan pekerjaan-pekerjaan yang Tuhan Yesus lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar daripada itu…”

Misalnya kita semua sudah lakukan segala pekerjaan yang Yesus pernah lakukan di muka bumi ini seperti yang Ia perintahkan dalam Matius 28:18-19 dan dijabarkan dalam Matius 10:7-8 dan hal-hal lain yang Yesus pernah lakukan waktu itu, lalu kita berkata :”Khusus pemberitaan Injil kepada orang mati, itu Yesus saja yang lakukan yah! Sebab kalau aku lakukan, nanti aku dikatakan sesat oleh sesama hambaMu dan aku di black list tidak bisa melayani lagi. Dalam hal ini mohon dispensasi Tuhan Yesus!.”

Kira-kira apa yang akan dikatakan Tuhan Yesus ?
– “Aku sudah berfirman dalam Markus 16:15 : Pergilah kamu ke seluruh bumi, beritakanlah Injil itu kepada sekalian alam” – Terjemahan LAI-th. 1965 (And he said unto them, Go ye into all the world, and preach the Gospel to every creature. – NKJ).

Lalu kita menjawab :”Tuhan, tapi bagaimana kalau aku disebut sesat, siapa yang tanggung jawab?.”

Kira-kira apa jawab Tuhan Yesus ?

– “Kau mau dengar Aku atau orang lain ? Kalau engkau dibilang mengajar sesat itu tanggung-jawab-Ku, Akupun dulu mengajar yang sama dan pemimpin-pemimpin agama Yahudi mengatakan Aku sesat (Beelzebul), apa bedanya dengan sekarang, seorang Murid tidak lebih dari gurunya ? lakukan perintah-Ku, upahmu besar di sorga, sebab bukan manusia yang akan memberimu upah kekal tapi Aku!. Yang begini saja kau belum bisa memahaminya dengan jelas, bagaimana kau bisa memahami apa yang telah Ku-percayakan kepada Paulus untuk memahaminya, bahwa betapa berharga dan dahsyatnya darah-Ku yang telah Kucurahkan di kayu salib untuk memperdamaikan segala sesuatu , baik yang ada di bumi, maupun yang ada di sorga dengan Allah Bapa. Kalau yang ada di bumi, pasti semua orang yang tidak damai denganku, yaitu orang-orang berdosa dan semua orang di bumi saat itu berdosa semuanya, nah.. kalau di sorga siapa yang tidak damai dengan-Ku (Makhluk sorga mana yang tidak damai dengan Tuhan Yesus?), untuk mengerti semua ini kau harus banyak belajar tentang Kasih-Ku yang tak ada batasnya itu.”

Kira-kira begitulah percakapannya dan pertanyaan terakhir boleh Saudara belajar dulu dan jawab sendiri sesuai dengan kepercayaannya masing-masing, ha…ha..ha…

Saudara-saudara saya menulis panjang sekali yah, saya duduk di depan computer dan terus menulis sesuai dengan aliran yang Roh Kudus bawa. Inilah yang saya pahami selama ini dan percaya, untuk itu saya harus sangat berterima kasih kepada Bp. Andereas yang telah membuka hati terlebih dahulu dalam hal ini dan Roh Kudus menuntunnya masuk ke salah satu pintu gerbang gudang harta kerajaan Allah, yaitu : rahasia dunia orang mati, sehingga kami yang terbuka untuk hal ini juga ikutan masuk bersama-sama untuk mencari jawaban yang sebenarnya dari Tuhan tentang begitu banyak kejadian yang ada di hadapan mata kita sehari-hari, dari sakit-penyakit, kutuk turunan, dsb-nya.

Cuma dalam hal ini ada peringatan Tuhan (aturan-aturan Tuhan) yang harus kita turuti, jangan main masuk dan bablas seperti yang dilakukan orang-orang dunia, nanti nyasar di sana dan nggak ketemu sorga, yaitu :

  1. Jangan sekali-kali bertanya dan meminta petunjuk kepada arwah (Ulangan 18:10-14), ini keji di mata Tuhan.
  2. Orang yang minta petunjuk dan mau bertanya-tanya kepada arwah pasti kerasukan arwah (medium), ini tidak boleh. Di zaman Musa pasti ditumpas/dilempari batu sampai mati, karena belum ada pelayanan pelepasan. – Imamat 20:27)

Saul melakukan itu, dan 1 Tawarikh 10:13-14 katakan, ia mati karena melakukan hal seperti ini (panggil roh Samuel dan minta petunjuk). Jadi dalam hal ini, saya dengar entah gosip atau beneran, katanya ada hamba Tuhan yang saking expert pengetahuannya di dunia orang mati, sampai ke kubur-kuburan, undang arwah di sana untuk di Injili. Kalau ini benar dilakukan, rasanya kita pengin tahu juga caranya ia melakukan hal ini, dasar-dasar firman Tuhannya dimana ? Tapi bila ini hanya isapan jempol untuk menambah cerah-ceria berita penginjilan di dunia orang mati, maka ada baiknya berita ini dikoreksi dan pemberitanya yang punya seni bergosip maupun menulis tentang hal ini sebaiknya bertobat, sebab hidup mati ada di lidah, dengan lidah kita bisa membunuh seseorang atau menghancurkan pelayanan seseorang dan yang menderita SO PASTI adalah Yesus sendiri, sebab kita hamba-hamba setelah selesai bekerja semuanya menghadap tuannya untuk mendapat upah, kalau kita saling menyerang dan merugikan satu dengan yang lain, maka yang kena serang dan kena dirugikan adalah yang empunya tuaian, tugas kita semua hanyalah satu : kumpulkan tuaian sebanyak-banyaknya bagi tuan kita, yaitu : Yesus, semakin ada persatuan diantara sesama anggota tubuh Kristus semakin banyak tuaian yang bisa kita kumpulkan bagi Dia. Hak yang Tuhan berikan kepada hamba-hambaNya, hanya satu, yaitu : Saling mengasihi, dan kewajibannya adalah : Saling memberkati.

Saya sudah lama tahu tentang penginjilan di dunia orang mati, tapi saya baru coba 2 kali, waktu pembantu di rumah pimpinan saya berkali-kali kerasukan, dan Roh Kudus waktu itu kasih tahu itu roh neneknya yang menyertai dia karena ia lari dari rumah dan orang tuanya tidak tahu ia dimana, dan yang kedua adalah anak saya sendiri, karena hasilnya yang begitu nyata maka saya berani saksikan di milis ini, untuk menjadi berkat bagi teman-teman yang lain.

Banyak orang yang takut bila berbicara tentang dunia orang mati, daripada takut salah mendingan yang begini dijauhkan saja, toh tidak berdosa tidak masuk-masuk ke pengalaman seperti ini, orang dunia saja masih banyak yang belum sempat diinjili, ngapain jauh-jauh masuk ke dunia orang yang sudah mati ? Pendapat seperti ini tidak salah, sebab Tuhan mengatakan :”Ukuran yang kamu pakai untuk mengukur akan diukurkan kepadamu…” – Markus 4:24. Tidak masuk ke sana juga tidak apa-apa kalau ukuran yang kita pakai tidak sampai ke sana, tapi ternyata pengetahuan tentang dunia orang mati sangat…sangat… menolong dalam pelayanan, orang-orang yang menderita sakit-penyakit yang aneh-aneh dan tak tersembuhkan turun-temurun sekalipun sudah didoakan dan dilepaskan oleh hamba-hamba Tuhan yang tidak mengenal dunia orang mati, setelah dilayani oleh orang yang mengenal dunia orang mati, roh orang matinya bisa dilepaskan dan biasanya dengan memberitakan Injil keselamatan, roh-roh ini cepat keluar, apa salahnya pelayanan seperti ini ? – Orang hidupnya sembuh, roh orang matinya dengar Injil, terserah dia mau terima atau nggak, khan kesempatan sudah diberikan Tuhan Yesus dalam ayat-ayat firmanNya yang ditulis di atas, dalam hal ini kita tidak panggil dia sebab ia keluar sendiri dan kita tidak minta petunjuk kepadanya sebab kita yang beri ia petunjuk bahwa dalam Yesus ada keselamatan dan kita tidak dirasuk juga oleh roh orang mati ini sebab ia yang kita usir keluar, jadi kita tidak menyalahi aturannya Allah.

Aturan/hukum Allah diberikan berkenaan dengan roh orang mati ini karena ada pelanggaran-pelanggaran di bidang ini dan dilarang karena itu keji di mata Allah, kalau tidak bisa dilanggar, Allah tidak perlu repot-repot buat larangan. Jadi jelas orang hidup bisa bertanya dan meminta kepada roh orang mati, orang hidup juga bisa kerasukan roh orang mati baik di PL maupun di PB, sebab di PB tidak ada statement yang mencabut larangan ini oleh sebab roh orang mati sudah tidak bisa ditanya, diminta petunjuk dan merasuk orang hidup, yang mengatakan hal seperti ini hanyalah interpretasi orang-orang saja yang tidak mengenal dunia orang mati tapi coba berteori tentang roh orang mati. Orang dunia sangat paham tentang dunia orang mati tapi orang Kristen malah banyak yang menutup diri akan kebenaran ini, dan ketika ditanya orang dunia, jawabnya ngambang semua, bila ada yang menyelidik lebih dalam di kelas-kelas PA, guru-gurunya di warning untuk berhati-hati dengan orang-orang jahat yang sengaja mengajukan pertanyaan yang jahat-jahat guna menjatuhkan guru yang mengajar, padahal murid hanya ingin tahu lebih lagi dengan rahasia kebenaran ini, masa sih tidak ada firman Allah yang dapat menerangkan dengan memuaskan ? Jadi lebih baik belajar dan tanya saja langsung kepada Roh Kudus kalau sudah mentok begini.

Pernah saya tanya Roh Kudus bagaimana menjawab orang-orang yang berdebat dengan kerasnya sampai menjelek-jelekkan hamba Tuhan yang mengerti pelayanan di dunia orang mati, Roh Kudus hanya menjawab :”Jangan ikut berdebat, cukup kasih tahu kebenaran firman Tuhan yang ada tentang hal ini. Dibicarakan panjang lebar sekalipun, kalau mereka belum punya urapan khusus dari Roh Kudus untuk masuk ke daerah ini sampai keluar urat leher pun mereka tidak akan dapat memahaminya.” Dan hal ini terbukti dengan teman-teman saya yang sebenarnya sudah bergerak di karunia-karunia Roh Kudus, saya pinjamkan buku “Dunia Orang mati” Setelah baca berulang-ulang, akhirnya buku disingkirkan dan mereka bilang :”Satupun tidak mengerti.” Padahal saya bilang itu buku bagus sekali, tersimpan salah satu rahasia Kerajaan Allah yang mungkin sudah berabad-abad belum ada orang di dunia ini yang berani buka pintunya dan masuk, tapi mereka hanya berkata :”Tidak mengerti!.” Saya bilang, saya baca dan langsung menemukan jawaban dari berbagai hal yang saya alami dan pertanyakan selama ini, orang dunia bisa jawab tapi hamba Tuhan tidak bisa jawab sesuai kebenaran firman Tuhan. Tapi apalah artinya buku bagus, kalau yang membacanya tidak bisa mengertinya. Oleh sebab itu saudara-saudara, biarlah kita tak henti-hentinya meminta roh hikmat dan pengertian dari Bapa agar dapat mengerti lebih banyak lagi tentang isi hati Allah dan harta kerajaan sorgawi yang buuaanyaakknya luar biasa.

Ada pertanyaan yang hampir lupa dijawab, apakah roh orang mati bisa gentayangan di atas muka bumi, berapa lama ditentukan mereka bergentayangan ?

Iblis dengan senang hati akan mengijinkan roh orang mati yang ada di Hades untuk keluar kalau dipanggil , dimintai petunjuk dan merasuk orang, sebab ini semua melanggar firman Allah , Tuhan melarang praktek seperti ini dilakukan karena ini akan menajiskan orang (dengan sakit-penyakit, kelemahan-kelemahan) sehingga hidupnya seperti orang ditimpa batu, apalagi kalau sampai bisa merasuk orang-orang Kristen yang membuka cela untuk hal ini, ini iblis paling suka. Iblis juga akan dengan senang hati membiarkan roh-roh orang mati yang masih terikat dengan tempat tinggalnya atau keluarganya untuk tetap ada di sana, ini juga akan menajiskan orang hidup yang ada di sana. Segala sesuatu yang melanggar firman Allah, ini yang paling suka dilakukan iblis, sebab ia berusaha ingin terus menyakiti hati Allah dan menggagalkan rencana Allah yang mulia bagi manusia.

Itu sebabnya ada roh orang mati yang ketika diusir usia gentayangannya sudah ratusan tahun, setelah mereka bosan bergentayangan, masuk tubuh orang, diusir, dan terus-menerus seperti itu, mereka berkelana, kesepian, cape, ditolak di sana-sini akhirnya mereka turun ke Hades dan menderita sengsara di sana . (Bp. Andereas pernah jawab ini dan dimuat dalam milis ini dahulu), saya akan cari dan coba kirimkan lagi, terima kasih. Pertanyaannya dikit, jawabannya panjang lebar, he..he… semoga tidak cape bacanya. OK, Tuhan memberkati anda-anda semuanya.

Salam,
Meike

Jawaban tambahan untuk Mulyono :

Shalom Bro Mig,>
Pertanyaan Sdr. Mig, Yang menjadi pertanyaan saya, Kenapa roh orang mati itu ada/gentayangan, punya berapa lama mereka diizinkan didunia setelah mati dan kategory apa saja yang bisa gentayangan di dunia ?

——————cut ———————
Saya pernah tanyakan hal ini kepada Bp. Andereas, karena ada beberapa jawaban yang saya terima dan saya ingin mendengar jawaban beliau sendiri, bersama ini saya forward-kan :

Pertanyaan :

  1. Ibu Daud bersaksi waktu di luar negeri sempat mengusir roh orang mati yang sudah berumur ratusan tahun.

Saya ingat Bp. Philipus Jung pernah memberi pelajaran, sudah lama sekali (kira-kira tahun 1992), bahwa roh orang yang mati (yang tidak percaya kepada Tuhan) maka sebelum ia mencapai usia genap (120 tahun) ia akan bergentayangan di muka bumi, setelah itu baru masuk ke alam maut (dikuasai si iblis sepenuhnya di sana), oleh sebab itu orang yang suka menyembayangi roh leluhur, maka yang dipanggil hanya sampai kongtjo saja, sebab setelah itu memang sudah tidak bergentantayangan di atas bumi lagi. Banyak orang memahaminya seperti ini, tapi kenyataannya ternyata Roh Kudus membukakan ada roh yang sudah beratus-ratus tahun masih ada di muka bumi. Bagaimana harus menerangkan hal ini ? (Sebab ada kesaksian yang menceritakan penderitaan arwah-arwah di alam maut, dimana mereka di siksa oleh iblis di dalam sel-sel/dapur- dapur api, lalu kenapa orang mati yang tidak dalam Tuhan, ada yang di alam maut seperti itu tapi banyak yang masih enak-enak gentayangan di atas bumi, termasuk masih tinggal di dalam rumahnya sendiri?)

Jawaban Bp. Andereas :

Philipus Yung hanya membuat interpretasi sendiri. Tidak ada ayat yang jelas tentang pengajarannya itu. Memang resminya orang mati masuk Hades. Tapi yang masih terikat dengan tempat tinggalnya di bumi atau dengan keluarganya ia masih berkeliaran di bumi, bisa sampai ratusan tahun. Contohnya Si Singamangaraja masih muncul dalam diri orang-orang Batak yang dilayani pelepasan, atau Tete Yongker (Pattimura) dalam diri orang-orang Ambon. kalau sudah tidak ada yang menggubris mereka, lama-kelamaan mereka turun ke alam maut dan mengalami penderitaan disana.

————- cut ———————
Pertanyaan Sdr. Mig,>
Apakah Iblis atau Setan berhak membunuh manusia tanpa sepengetahuan Allah Bapa, atau apa hak yang diberi kepada si Iblis/Setan untuk membunuh manusia (kategori) ?

Jawaban :

Yohanes 10:10: Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.

Iblis sejak dulu memang kerjanya mencuri, membunuh dan membinasakan tapi sejak Tuhan Yesus datang menebus manusia dari cengkeraman kuasa si iblis dan memanggil mereka keluar dari sistim dunia ini dan masuk ke dalam KerajaanNya, maka iblis tidak berkuasa lagi untuk membunuh anak-anak Allah, kecuali anak-anak Allah tinggalkan Kerajaan Allah dan main-main kembali di dunia, maka ia kembali di daerah musuh dan pasti ia akan kena tembak di sana, tapi kalau ia sadar dan segera kembali ke posisinya sebagai anak Allah yaitu di daerah Kerajaan sorga, maka ia lolos.

Sebab sebenarnya setelah kebangkitan Tuhan Yesus, maka penguasa dunia ini (iblis) sudah dihukum (Yohanes 16:8-11) cuma pelaksanaannya menunggu waktunya Tuhan, dan barang siapa yang percaya kepada Yesus tidak turut di hukum tapi yang tidak percaya, yah tetap berada di daerah hukuman (Yoh 3:18) sebab ia masih berada di daerah yang dikuasai iblis, padahal iblis sudah dihukum dan sedang menuju pada lautan api (1 Yohanes 2:17) tapi bagi kita yang percaya Tuhan pindahkan kita ke dalam kerajaanNya yang kekal ( Kolose 1:13), caranya pindahnya bagaimana ? -Dengar perkataan Yesus dan percaya kepada Allah yang mengutus Yesus, maka ia dipindahkan dari maut ke dalam hidup jadi tidak ikut dalam hukuman. Jadi betapa pentingnya kesadaran akan hal pindah daerah ini, kalau anak Allah masih tetap berjalan-jalan dalam daerah kekuasaan musuh (iblis), jangan salahkan Tuhan bila kena tembak sampai binasa, siapa suruh daerah musuh dimasuki lagi untuk sekedar menikmati sedikit kesenangan di sana.

Salam,
Meike

Tanggapan dari Andy Iskandar :

Wow….panjang banget bu meike..dan tulisannya rapat-rapat…aduh sampe perih mata saya …hehehe. Makasih buat jawaban…akan saya baca terus dan renungan lagi ya bu. Jadi timbul satu pertanyaan lagi nih bu..:-) boleh ya Kalau begitu kita jangan kuatir dong kalau ada orang-orang terdekat dengan kita , misalnya orang tua…..yang belum sempat percaya di dunia ini…toh nanti juga bisa di lakukan meskipun sudah meninggal ? benarkan demikian bu ?

Terima kasih
GBU
Andy

Jawaban Meike :

Shalom Andy,

Saya pribadi bisa katakan :”Ya!” Saya pernah alami hal itu, Andy bisa baca di Kesaksian saya yang dimuat di Website : RTM dan saya sangat yakin akan hal itu. Hal ini akan membuat orang menanggapi :”Wah, enak yah kalau begitu! Kalau begitu kita buat banyak-banyak dosa di dunia ini, khan dosa itu nikmat ? Nanti kelak setelah kita mati, biar isteri, suami, atau anak yang datang memberitakan Injil di sana, barulah kita percaya. Jadi sekali menyelam, yah minum air. Dunia OK, nanti juga mati masih sempat terima Injil dan masuk sorga.”

Jawaban saya : Kalau sempat isteri, suami atau anaknya ketemu dia, misalnya dalam pelayanan pelepasan, rohnya manifestasi keluar, kalau tidak, bagaimana ? Dan biasanya dunia orang mati itu, yah sebuah dunia yang mati, artinya : bila seseorang di dunia ini sudah menolak Injil dan Yesus semasa hidupnya, di dunia orang mati pun sekalipun sudah sengsara di alam maut, kalau diberitakan Injil tetap saja tidak mau terima. Jadi sekalipun kesempatan memang ada, jangan coba-coba berjudi dengan hal ini, bukan kalah cepek, nope, bisa sepanjang hidupnya dibayar di api neraka. Tapi bagi yang sama sekali belum pernah sempat dengar Injil semasa hidupnya, Tuhan itu adil, mereka punya kesempatan untuk dengar, soal percaya atau tidak, itu terserah masing-masing pribadi, yang penting kesempatan sudah Tuhan berikan, jadi tidak ada yang bisa bilang “Tuhan tidak adil, atau Tuhan pilih kasih.” OK ? Ketahuan nih yee.. ada anggota keluarga yang meninggal sebelum kenal Tuhan Yesus, ha..ha..ha..

GBU,
Meike

Tanggapan Andy,

Shalom Ibu Meike,
Wah Ibu buka rahasia nih 🙂

Bu..buat yang belum pernah dengar injil…..aku dapatkan dari Roma 2 nih Bu….kalau mereka juga bisa diselamatkan….jadi keadilan Tuhan itu bukankah nyata dari cara ini..bukan dengan cara nanti menginjili jika sudah meninggal…bagaimana pendapat ibu meike ? :-)…bagikan berkat ya bu

2:13 Karena bukanlah orang yang mendengar hukum Taurat yang benar di hadapan Allah, tetapi orang yang melakukan hukum Tauratlah yang akan dibenarkan.
2:14 Apabila bangsa-bangsa lain yang tidak memiliki hukum Taurat oleh dorongan diri sendiri melakukan apa yang dituntut hukum Taurat, maka, walaupun mereka tidak memiliki hukum Taurat, mereka menjadi hukum Taurat bagi diri mereka sendiri.
2:15 Sebab dengan itu mereka menunjukkan, bahwa isi hukum Taurat ada tertulis di dalam hati mereka dan suara hati mereka turut bersaksi dan pikiran mereka saling menuduh atau saling membela.
2:16 Hal itu akan nampak pada hari, bilamana Allah, sesuai dengan Injil yang kuberitakan, akan menghakimi segala sesuatu yang tersembunyi dalam hati manusia, oleh Kristus Yesus.

Jawaban Meike :

Shalom Andy,

Inti berita ayat ini adalah : Orang yang akan dibenarkan oleh Tuhan adalah orang yang mendengar Hukum Taurat (hukum-hukum Allah) dan melakukannya, termasuk bangsa-bangsa lain yang sekalipun tidak memiliki hukum Taurat tapi ternyata melakukan sama seperti yang diajarkan Hukum Taurat (sebab berarti Hukum-hukum ini ada di hati mereka) sebab pada hari penghakiman Allah maka semua manusia akan dihakimi dan tidak ada yang tersembunyi di hadapan Allah termasuk hal-hal yang paling tersembunyi sekalipun yang ada di dalam hati manusia.

Tapi bagi orang yang mendengar hukum Taurat, sekalipun mereka beriman ini adalah hukum-hukum yang benar dari Allah tapi tidak melakukannya, maka dalam hal ini mereka dimata Allah tidak melakukan kebenaran. Sebab ada nats firman Tuhan yang berkata :”Hendaklah kita menjadi pelaku firman bukan hanya pendengar saja, jika tidak demikian kita menipu diri sendiri – Yakobus 1:22 dan Iman tanpa perbuatan-perbuatan adalah mati – Yakobus 2:26 dan firman Allah berkata bila kita tahu bagaimana harus berbuat baik (berbuat baik sesuai kehendak Allah adalah melakukan semua perintahNya) tapi tidak melakukannya maka kita berdosa.

Yang jadi pertanyaan disini adalah orang yang masih hidup tentu saja dapat melakukan hal ini bila ia mau, tapi bagaimana dengan orang yang sudah mati ? Katakanlah ia masih dengar firman Tuhan sekalipun ia sudah menjadi mahluk roh (tidak bertubuh) bagaimana dia bisa berbuat baik ? Apa masih bisa ?

Kita lihat apa yang Tuhan Yesus katakan dalam Yohanes 5:25-29 :

Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya saatnya akan tiba dan sudah tiba, bahwa orang-orang mati akan mendengar suara Anak Allah, dan mereka yang mendengarnya, akan hidup. Sebab sama seperti Bapa mempunyai hidup dalam diri-Nya sendiri, demikian juga diberikan-Nya Anak mempunyai hidup dalam diri-Nya sendiri. Dan Ia telah memberikan kuasa kepada-Nya untuk menghakimi, karena Ia adalah Anak Manusia. Janganlah kamu heran akan hal itu, sebab saatnya akan tiba, bahwa semua orang yang di dalam kuburan akan mendengar suara-Nya, dan mereka yang telah berbuat baik akan keluar dan bangkit untuk hidup yang kekal, tetapi mereka yang telah berbuat jahat akan bangkit untuk dihukum.

Mari kita perhatikan satu persatu kata-kata Tuhan Yesus :

  1. Ia berkata : Sesungguhnya (jadi tidak main-main, sekali Ia bicara ini bukan bicara kosong tapi resmi berlaku), akan tiba dan sudah tiba (ini adalah titik point dimulainya suatu statement yang Tuhan mau beritahu kepada kita) orang mati akan mendengar suara Anak Allah (suara Yesus, suara yang seperti apa ? berita Keselamatan (Injil) sebab Ia datang ke dunia dalam rangka tugas menyelamatkan umat manusia. Saat Yesus keluarkan statement ini maka saat itulah orang mati sudah boleh dengar suaraNya sampai kapan ? Statement sampai kapan belum dikeluarkan Yesus lagi sampai hari ini, ini baru Statement boleh mulai mendengar)
  2. Tuhan Yesus katakan lagi untuk hal ini jangan kita jadi heran , kenapa ? – Sebab ini berita yang bisa membuat orang-orang yang mendengarnya menjadi sangat heran/tercengang, suatu berita yang belum pernah di keluarkan sejak manusia dijadikan. Dan ternyata sudah kurang lebih 2000 tahun statement ini dikeluarkan kita masih saja merasa heran dan tak percaya, khok Yesus mau lakukan hal itu atau lebih tepatnya bila kita mau jujur pada diri sendiri terbersit pertanyaan- Apa bisa dilakukan ? Ia mau lakukan atau tidak itu adalah hak Dia sendiri dan ternyata Ia mau lakukan dan kita sebagai sesama ciptaan (orang yang sudah mati itu ciptaan juga lho, di sana ada sanak-keluarga kita, teman-teman kita dan sesama kita) tidak bisa protes kepada Sang Pencipta. Sebab Ia tahu apa yang Ia mau.
  3. Yesus katakan lagi bahwa semua orang yang di dalam kuburan akan mendengar suaraNya dan bagi yang berbuat baik sebelum masa kebangkitan untuk penghakiman terakhir (Wahyu 20:11-15) akan keluar dan bangkit untuk hidup kekal tapi yang dengar tapi tidak mau berbuat baik (berbuat sesuai dengan yang Tuhan kehendaki) akan dihukum. Ayat ini tidak berbicara tentang orang yang mati rohani, sebab orang yang mati rohani masih ada di dunia bukan di dalam kuburan.

Jadi ternyata di dalam alam maut, orang masih bisa berbuat baik, berbuat baik seperti apa ? – sesuai yang dikehendaki Tuhan. Apa bisa ? – Bisa ! Sebab diri kita yang sebenarnya bukan terletak pada tubuh kita tapi roh yang ada di dalam tubuh kita ini. Seperti yang dikatakan dalam firman di atas : Yakobus 2:26a : Tubuh tanpa roh adalah mati. Tubuh sementara yang Allah berikan selama kita hidup di dunia ini kalau roh kita tinggalkan, maka ia tidak dapat berbuat apa-apa sebab ia kembali kepada bahan dasarnya yaitu : tanah. Tapi bukan berarti roh kita yang meninggalkan tubuh kita ini tidak dapat berbuat apa-apa, sebab manusia roh kita ini akan hidup selama-lamanya, tergantung pilihnya mau kemana, ke pangkuan Abraham atau neraka. Itu sebabnya banyak kisah-kisah yang kita dengar tentang roh orang mati yang bisa meminta orang lain menyingkapkan kasus ia terbunuh. bahkan roh orang mati bisa membunuh orang lain (akan saya kirimkan kesaksian-kesaksian yang saya lihat selama ini) ada baiknya juga beli buku : “Aku pernah mati” karangan George G. Ritchie, saya sudah baca buku ini lama sebelum saya baca buku Dunia Orang mati karangan Bp. Andereas dan saya sangat tertarik dengan isi cerita pengalaman pribadi Sdr. Ritchie.

Jadi saya percaya di alam dunia orang mati, roh orang-orang mati bukan seperti gumpalan asap saja atau sesuatu yang mati dan tidak dapat bergerak dan berbuat apa-apa. Kalau mereka bisa bergerak bahkan berkomunikasi satu dengan yang lain secara roh (sebagaimana nanti kita dengan Allah di sorga kelak) maka berarti mereka bisa mendengar Injil, meresponinya, membuka mulut rohnya dan mengundang Yesus masuk ke dalam hatinya untuk menjadi Tuhan dan Rajanya dan mulai melakukan perbuatan-perbuatan baik yang Yesus kehendaki di alam roh dimana mereka berada bahkan mungkin membagikan berita keselamatan ini kepada teman-temannya sesama roh orang mati, jadi kerjaannya tidak cari-cari tubuh manusia untuk dirasuk sehingga orang menjadi najis dan hidup bagaikan ditimpuk batu, sengsara dan sakit-sakitan.

Lalu kita akan berkata, Salomo saja manusia paling berhikmat di dunia nggak bicara seperti itu, coba lihat apa yang dia katakan dalam : Pengkhotbah 9:5-6 : Karena orang-orang yang hidup tahu bahwa mereka akan mati, tetapi orang yang mati tak tahu apa-apa, tak ada upah lagi bagi mereka, bahkan kenangan kepada mereka sudah lenyap. Baik kasih mereka, maupun kebencian dan kecemburuan mereka sudah lama hilang, dan untuk selama-lamanya tak ada lagi bahagian mereka dalam segala sesuatu yang terjadi di bawah matahari.

Salomo bilang orang yang mati tidak tahu apa-apa, tapi Yesus bilang mereka tahu seperti yang ia ceritakan kepada murid-muridNya tentang Lazarus dan orang kaya. orang kaya itu masih tahu ia haus karena ia merasa haus, ia masih merasa panas, menderita sengsara bahkan ia masih ingat akan 5 saudaranya dan masih punya perasaan agar mereka mumpung masih ada kesempatan selamat kalau boleh selamat jangan sampai seperti dia. Salomo katakan tidak ada upah lagi bagi mereka, dalam hal ini kita tahu sekalipun mereka tetap berbuat jahat sesudah mati (ayat-ayat sebelumnya di atas) mereka tetap dapat upah, yaitu maut (Wahyu 22:12 2Petrus 2:13) , Salomo katakan tidak ada kenangan lagi kepada mereka, ini Salomo yang bilang, tapi kenyataannya : masih begitu banyak orang yang terus mengenang leluhur-leluhurnya dengan begitu lekatnya sampai berusaha tiap tahun kirim uang, baju bahkan pembantu alam roh (yang mereka imani bisa diterima di sana), Salomo bilang kasih, kebencian, kecemburuan sudah hilang, nyatanya orang kaya di dalam alam maut masih merasakan kasih. Bisa merasakan kasih berarti bisa merasa benci maupun cemburu.

Salomo bilang tidak ada bagian mereka lagi dalam segala sesuatu yang terjadi di bawah matahari, bukan hanya permukaan bumi yang ada di bawah matahari, dunia orang mati yang ada di liang kubur paling dalam adalah bagian di bawah matahari sekalipun mungkin tidak tembus sinar matahari secara langsung kalau tertutup rapat (Yesaya 14:15).

Jadi apakah firman Allah yang dituliskan di pengkhotbah 9:5-6 keliru ? Hikmat yang Salomo punya hanya sampai di batas tertentu, karena ia hanya meminta hikmat bagaimana memimpin umat Israel yang besar itu -1 Raja-Raja 3:8-12, ia memiliki hikmat untuk manusia hidup di bawah kolong langit tapi tidak punya hikmat untuk mengetahui sampai ke dunia orang mati, itu sebabnya Yesus berkata kepada para akhli Taurat yang tidak percaya kepadaNya bahwa :”…. sesungguhnya yang ada di sini lebih dari pada Salomo”- Matius 12:42. Hikmat yang Yesus miliki adalah lebih daripada yang dimiliki Salomo. Dan kita anak-anak Allah yang telah diberikan Roh Allah sendiri yaitu Roh Kudus yang berdiam di dalam diri kita, maka hikmat yang kita miliki saat ini lebih daripada apa yang dimiliki Salomo.

Memang Salomo adalah orang yang paling berhikmat di bawah kolong langit ini, tapi kita anak-anak Allah yang telah dilahirkan baru (kembali) oleh air dan Roh masuk ke dalam Kerajaan Allah maka hikmat yang ada di dalam diri kita melebihi dari semua yang ada di bawah kolong langit ini yang belum di lahirkan baru masuk ke dalam Kerajaan Sorga. Tinggal sekarang seberapa besar kita mau buka diri di hadapan Tuhan untuk menerima semua hikmat yang Ia sudah berikan, sebab Yesus berkata dalam : Markus 4:21-25 :Lalu Yesus berkata kepada mereka: “Orang membawa pelita bukan supaya ditempatkan di bawah gantang atau di bawah tempat tidur, melainkan supaya ditaruh di atas kaki dian. Sebab tidak ada sesuatu yang tersembunyi yang tidak akan dinyatakan, dan tidak ada sesuatu yang rahasia yang tidak akan tersingkap. Barangsiapa mempunyai telinga untuk mendengar, hendaklah ia mendengar!” Lalu Ia berkata lagi: “Camkanlah apa yang kamu dengar! Ukuran yang kamu pakai untuk mengukur akan diukurkan kepadamu, dan di samping itu akan ditambah lagi kepadamu. Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, tetapi siapa yang tidak mempunyai, apapun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya.”

Yesus diutus ke dunia oleh Allah Bapa untuk menjadi pelita yang menerangi dunia dan Ia katakan terang itu harus ditaruh di tempat yang terbuka agar cahayanya maksimal, jangan disembunyikan. Begitupun Yesus sebagai terang dunia, di dalam Dia tidak ada sesuatu yang tersembunyi yang tidak akan dinyatakan dan tidak ada sesuatu rahasia yang tidak akan disingkapkan, semuanya Allah Bapa mau bukakan kepada kita anak-anakNya, yaitu : semua rahasia Kerajaan Sorga, dan tidak ada satupun yang akan ditutup. Yang jadi masalah di sini, siapkan kita menerima semuanya yang Ia telah berikan ? – Seharusnya Jawabnya BISA ! Tapi bagaimana melakukannya ? – Tuhan Yesus kasih resepnya :

  1. Barangsiapa mempunyai telinga untuk mendengar, hendaklah ia mendengar . Artinya : Dengar apa kata firman Tuhan, bila tidak mengerti tanya Roh Kudus (jangan terlalu cepat berkata :Sesat, tidak ada, tidak bisa, sebab kalau di kemudian hari kita terbuka akan kebenaran yang Tuhan mau sampaikan melalui firman-Nya, koreksinya jadi susah, apalagi kalau sudah jadi pemimpin gereja yang besar, terkenal seantero dunia, lembaga gerejanya sudah mendapat reputasi dunia karena sudah go international, hal pengkoreksian akan tersandung pada reputasi dan kewibawaan rohani) , nanti Roh Kudus akan menerangkan ayat-ayat firman Tuhan yang bersangkutan sekalian membawa kita masuk ke dalam pengalaman dari firman Tuhan itu sendiri. Jadi firman itu tidak hanya teori saja tapi betul-betul kekuatan dari Allah, bukankah Kerajaan sorga itu bukan terdiri dari perkataan saja tapi dari kuasa. Dan punyalah iman sederhana seperti anak kecil, yaitu : “kalau aku tanya Roh Kudus pasti jawab” sebab Ia tinggal di hati kita untuk mengajar kita, untuk menolong kita. Guru dunia saja bila ditanya jawab, apalagi Guru Agung kita, benar nggak ? jadi tanya terus sampai mengerti.
  2. Tuhan Yesus katakan lagi hal yang kedua :”Camkanlah apa yang kamu dengar! Ukuran yang kamu pakai untuk mengukur akan diukurkan kepadamu. Karena siapa yang mempunyai kepadanya akan diberi, tetapi siapa yang tidak mempunyai, apapun juga yang ada padanya diambil daripadanya.”

Di sini Tuhan bilang, camkan hal yang Tuhan katakan ini. Seberapa besar ukuran/takaran yang kau bukakan kepada Tuhan , segitu besar juga yang akan diberikan kepadamu. Kalau kita datang kepada Tuhan dengan takaran tanpa batas, maka Ia juga akan penuhi tanpa batas, yaitu : segala sesuatu yang Allah sendiri punyai. Bila kita datang terus dengan rasa lapar rohani seperti ini, terus Ia akan tambahkan dan tambahkan, makin ada aja yang Tuhan bukakan kepada kita sebagai bonus dari rasa ingin tahu kita yang besar ini.

Tapi kalau suatu saat kita bilang :”Tuhan, cukup dulu yah” maka ukuran itupun berhenti, sampai kita buka lagi dihadapan-Nya. Bila kita katakan :”Dunia orang hidup saja belum terinjili seluruhnya, ngapain masuk-masuk ke dunia orang mati, seperti kurang kerjaan.” Maka sampai kakek-nenek pun kita tidak akan dibawa masuk Roh Kudus dalam bidang ini. begitupun juga, ada yang membuka hanya takaran sampai pada keselamatan saja, karunia Roh Kudus tidak perlu, maka yang ia dapatkan yah hanya sebatas itu. Itu sebabnya jangan heran ada yang sudah jadi Orang Kristen puluhan tahun masih katakan bahasa roh dari Allah itu sesat karena dari setan. Dalam hal ini sebenarnya, tergantung dari ukuran kita saja di hadapan Tuhan. Bawa seliter dipenuhi seliter, kalau dipenuhi segantang bisa kesandung atuh!

Nah, sekarang Tuhan Yesus sudah naik ke sorga, Ia hanya sempat memberitakan Injil di bumi selama 3,5 tahun setelah itu sebelum Ia naik ke sorga, Ia memberi perintah kepada kita untuk melakukan semua pekerjaan-pekerjaan yang Ia pernah lakukan waktu ia masih ada di muka bumi bahkan lebih besar daripada itu, maka sekarang tugas untuk memberitakan Injil kepada sekalian alam (Markus 16:15) termasuk kepada roh orang mati yang belum sempat mendengar Injil semasa hidup di dunia adalah tugas dari setiap anak- anak Allah. Karena orang yang belum sempat dengar Injil semasa ia hidup, itu bukan kesalahan dia sendiri maupun kesalahan para penginjil, tapi karena keadaan saja, jadi dalam hal ini Tuhan adil sebab Ia adalah Tuhan atas segala ciptaannya. Dan khusus hal seperti ini, Roh Kudus menunjukkan caranya, yaitu : pada waktu mendoakan seseorang (baik untuk kesembuhan maupun pelepasan) dan roh orang mati yang muncul, ketika ditengking-tengking sebagai setan lama banget keluarnya, Roh Kudus kasih cara beritakan Injil keselamatan, kan mereka juga berhak dengar injil, soal terima terserah keputusan masing-masing dan ketika dilakukan, pelepasan yang begitu memakan waktu jadi gampang dan efisien, dan untuk kasus-kasus banci, homosex, lesbian, sakit kejiwaan, tabiat dosa, ayan, gagap, stress, gugup, minder bisa ditengking semuanya.

OK, terima kasih Sdr. Andy… semoga menjadi berkat bagi Saudara dan teman-teman yang lain. Tuhan Yesus memberkati.

Salam,
meike

Jawaban Andy :

Syalom , Terima kasih buat bu Meike…untuk berkatnya…membuat saya terberkati dan mengerti Firman lebih lagi…. Saya ada pertanyaan lagi buat teman-teman di Revival nih….mohon pencerahan dan sharingnya. Tentang ada dosa yang tidak mendatangkan maut……wah saya betul-betul baru tahu ttg ini…mungkin ada yang mau sharing ttg hal ini.

GBU
Andy

 

Dari 1 Yoh 5:16-18

5:16 Kalau ada seorang melihat saudaranya berbuat dosa, yaitu dosa yang tidak mendatangkan maut, hendaklah ia berdoa kepada Allah dan Dia akan memberikan hidup kepadanya, yaitu mereka, yang berbuat dosa yang tidak mendatangkan maut. Ada dosa yang mendatangkan maut: tentang itu tidak kukatakan, bahwa ia harus berdoa.

5:17 Semua kejahatan adalah dosa, tetapi ada dosa yang tidak mendatangkan maut.

5:18. Kita tahu, bahwa setiap orang yang lahir dari Allah, tidak berbuat dosa; tetapi Dia yang lahir dari Allah melindunginya, dan si jahat tidak dapat menjamahnya.

Tanggapan Bp. John Adisubrata :

Shalom Ibu Meike,

Wah, tulisan panjang lebar di bawah ini tentu membuang banyak waktu Ibu. ‘Nggak heran, sampai pemimpin PA Ibu harus berguru dahulu dengan Anda!

Saya pada waktu membacanya jadi ingat tulisan-tulisan Pak Iwan WP tahun yang lalu! Kesaksian-kesaksian Ibu dan tulisan beliau memang mirip sekali!!

Anyway, thanks untuk penjelasannya yang begitu ‘super’ akurat. Memang Ibu Meike hebat sekali!

Tuhan memberkati selalu,

John Adisubrata

“Di dalam banyak bicara pasti ada pelanggaran, tetapi siapa yang menahan bibirnya, berakal budi.” (Amsal 10:19)

Tanggapan Mulyono :

Shalom Bu Meike,
Terima kasih atas jawaban, Tuhan Yesus memberkati pelayanan kalian semua, rahasia kerajaan Sorga sudah ada pada kalian semua, karena saya tahu bahwa pelayanan kalian adalah pelayanan Roh maka tidak heran pelayanan jiwa akan menolak.

Tuhan Yesus memberkati.

/Mulyono/

Tanggapan Sumarboko :

Shalom Sis. Meike, Roh anda sangat begitu menyala-nyala, dan akan “tetap berdiri (tegap) sesudah kamu menyelesaikan segala sesuatu” (Efesus 6:13 c). Untuk melawan segala pikiran-pikiran yang tertawan oleh doktrin-doktrin masa lalu. Inilah waktunya untuk menyingkapkan rahasia-2 itu. Puji Tuhan… Haleluyah……… Salam,
Sumarboko

Tanggapan Tjandra :

Dalam alkitab tertulis, Ibrani 9:27 Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi, Di sini dikatakan, bahwa mati satu kali dan sesudah itu dihakimi, BUKAN diinjili. Kalau memang orang yang sudah mati dapat memperoleh penginjilan sehingga orang mati tersebut bisa selamat, alangkah naifnya Tuhan Yesus memberi perintah, Markus 16:15 Lalu Ia berkata kepada mereka: “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk. Buat apa susah-susah injili orang yang masih hidup yang nantinya masih bisa berbuat dosa lagi, toh nantinya sesudah mati masih bisa di selamatkan dengan di injili dan tidak bisa berbuat dosa lagi karena tidak mempunyai tubuh manusia lagi. Sebab manusia masih dapat berbuat dosa karena masih mengenakan tubuh manusia. Jika dengan alasan bahwa tidak semua orang mati dapat diinjili itu tidaklah fair, karena semua orang yang mati tidak mempunyai kesempatan yang sama, sedangkan kita yang masih hidup di dunia ini, diberi kesempatan yang sama untuk memperoleh anugrah hidup kekal dengan percaya kepada Tuhan Yesus.

Ada kesaksian dari seorang hamba Tuhan yang dulunya mantan peramal (klenteng) yang akhirnya bertobat dan percaya dengan Tuhan Yesus. Ia mengatakan bahwa jika ada orang yang datang dan meminta agar baik itu saudaranya atau orangtuanya yang sudah meninggal dipanggil kembali agar ia bisa berkata-kata dengannya itu, adalah setan/iblis yang sengaja dipelihara oleh peramal tersebut yang menyamar menjadi orang mati tersebut. Ini adalah kesaksian dari hamba Tuhan tersebut yang juga masih tetangga saya, tetapi sekarang sudah pulang ke rumah Bapa di surga. Saya lebih percaya dengan kesaksian hamba Tuhan tersebut, karena ia mengalaminya secara langsung. Sama seperti kita percaya dengan Tuhan Yesus, karena Ia memang berasal dari surga, sehingga jika Ia bercerita tentang surga, pasti lebih dapat dipercaya daripada orang yang belum pernah ke sana tetapi belum pernah ke surga.
Terima-kasih.

Jawaban Meike :

Shalom Tjandra,

Manusia semua hanya satu kali mati (tidak ada yang dua kali mati, kecuali kasus khusus di dalam Alkitab maupun di dunia ini ada yang katanya sempat mati dan bangkit kembali, karena salah satu perintah Tuhan Yesus adalah membangkitkan orang mati, yaitu : memanggil roh orang mati yang sudah meninggalkan tubuhnya untuk masuk lagi ke dalam tubuhnya) kemudian dihakimi (semuanya menghadap tahta penghakiman Tuhan, baik orang benar untuk terima upah pekerjaannya selama di bumi – 2 Korintus 5:10